“Reses Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, S.H.I”
WAJO, BUGISPOS.com — Pengerjaan ruas jalan Buriko–Belawae di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, mulai terealisasi. Progres tersebut menjadi penanda konkret sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.
Ruas jalan yang selama ini menjadi akses vital antarwilayah itu kerap dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak dan menghambat mobilitas ekonomi. Kini, perbaikan mulai berjalan setelah melalui proses advokasi dan koordinasi lintas tingkatan pemerintahan.
Tokoh masyarakat Pitumpanua, Muh Amin, menyebut realisasi pembangunan tersebut sebagai hasil dari konsistensi perjuangan aspirasi warga. Ia menilai peran Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras, cukup signifikan dalam mendorong dukungan pusat terhadap pembangunan infrastruktur daerah.
Menurut Amin, persoalan utama yang selama ini dihadapi adalah keterbatasan kewenangan dan pendanaan. Banyak ruas jalan berstatus kabupaten, sehingga pembiayaannya bergantung pada kemampuan fiskal daerah.
“Melalui komunikasi dan koordinasi yang intens, akhirnya ada ruang agar pemerintah pusat bisa ikut mendukung pembangunan jalan kabupaten melalui mekanisme yang diatur secara hukum,” ujarnya saat menghadiri reses Anggota DPRD Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, pada 23 Februari lalu di Desa Ale Lebbae.
Sultan Tajang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi warga Kabupaten Wajo, khususnya di sektor infrastruktur. Ia menyatakan bahwa pembangunan tidak boleh terhambat oleh batas administratif kewenangan, selama koordinasi antarlevel pemerintahan berjalan baik.
“Yang terpenting adalah kebutuhan masyarakat bisa terjawab. Kami di DPRD Provinsi akan terus menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat maupun kabupaten,” katanya.
Selain ruas Buriko–Belawae, Sultan juga menyampaikan rencana pengalokasian anggaran sekitar Rp50 juta untuk perbaikan jalan di Desa Ala Lebay, wilayah Ibu Riko Berawang. Dukungan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas desa serta menunjang aktivitas ekonomi warga.
Realisasi pembangunan jalan Buriko–Belawae menjadi contoh bagaimana aspirasi yang disampaikan secara konsisten dalam forum reses dapat ditindaklanjuti melalui kerja kolaboratif. Bagi masyarakat Pitumpanua, langkah tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya meningkatkan akses, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan dukungan lintas sektor dan komitmen berkelanjutan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Wajo diharapkan terus bergerak, sejalan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.












