Makassar

Tauwwa Camat Tamalate hadiri Ki Peringatan malam Nuzul Qur’an 

×

Tauwwa Camat Tamalate hadiri Ki Peringatan malam Nuzul Qur’an 

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Makassar — Camat Tamalate Muhammad Aril Syahbani Kahar, S.IP serta jajaran lingkup pemerintah Kecamatan Tamalate, ikut Menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an dan kegiatan “Sehari Bersama Anak Yatim” di Masjid Al Markaz Al Islami, Senin Tanggal (09/03/2026).

 

Acara dibuka langsung oleh Bapak Walikota Makassar di dampingi Ketua TP-PKK kota Makassar,Wakil Walikota Makassar dan dihadiri jajaran Pemerintah Kota Makassar serta FORKOPIMDA.

 

Suasana semakin berkesan dengan siraman rohani yang dibawakan oleh Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D.

 

yang mengingatkan kita untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

 

Semoga momentum ini mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama kita dalam membangun Makassar.

 

Selain menjadi wadah silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan spiritual serta bentuk perhatian pemerintah kepada anak-anak panti asuhan di Kota Makassar.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 76 panti asuhan se-Kota Makassar dengan jumlah 150 orang pembina atau pengurus panti serta 2.829 anak yatim dan anak panti asuhan.

 

Total peserta yang hadir mencapai 3.157 orang termasuk para pendamping.

 

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, SH yang turut di dampingi oleh wakil walikota Makassar, serta jajaran lingkup pemerintah kota Makassar,mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat dua hubungan penting dalam kehidupan, yakni hubungan dengan sesama manusia dan hubungan dengan Sang Pencipta.

 

“Kegiatan ini memberikan dua hubungan yang kita bangun, yaitu hubungan dengan sesama manusia dan hubungan dengan pencipta,”

 

la menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar hadir di tengah anak-anak panti asuhan untuk berbagi perhatian, memperkuat kebersamaan, serta membangun silaturahmi.

“Kegiatan ini khusus ditujukan untuk anak-anak panti di Kota Makassar.

 

Kita ingin menunjukkan bahwa pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat tanpa membeda-bedakan,”

 

Munafri juga mengingatkan agar anak-anak panti tidak merasa minder atau dikucilkan serta tetap memiliki cita-cita besar untuk masa depan.

 

“Serta Anak-anak Panti juga harus memiliki harapan dan Cita-cita Besar untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan kota Makassar”.(*).