BugisPos, Bulukumba.- Satu lagi kebanggaan Bulukumba, setelah Inovasi “LORONG JELITA” dinyatakan lolos seleksi administrasi KIPP-PRO 2026 KemenPAN RB dan siap bersaing di Tingkat Nasional Kategori Multikanal.
Inovasi unggulan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulukumba, “LORONG JELITA” (Layanan Jemput Bola Kartu Identitas Anak dari Lorong ke Lorong), berhasil mengukir prestasi gemilang dengan dinyatakan lolos Tahap Pertama (Seleksi Administrasi) dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik – Perluasan Skala, Replikasi, dan Orientasi Global (KIPP-PRO) Tahun 2026.
Keberhasilan ini tertuang dalam Pengumuman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Republik Indonesia Nomor: B.349/PP.00.05/2026. Dari total 340 proposal inovasi yang diajukan oleh berbagai instansi pemerintah se-Indonesia, hanya 150 proposal yang berhasil lolos administrasi. Di kategori Multikanal, inovasi LORONG JELITA menjadi salah satu dari 47 inovasi terbaik (bersaing dengan 46 inovasi daerah/instansi lain) di tingkat nasional untuk melangkah ke tahap seleksi berikutnya.
Peta Perjalanan & Jejak Kolaborasi LORONG JELITA (2019 – Sekarang)
Inovasi LORONG JELITA dirintis sejak tahun 2019. Namun, saat pandemi COVID-19 melanda pada tahun 2020, layanan ini bertransformasi secara masif menjadi sistem pelayanan kolaboratif lintas sektor untuk memastikan pemenuhan hak sipil anak.
Pada fase awal tersebut, di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Dukcapil Andi Mulyati Nur dan Kepala Bidang Andi Sukmawati Akbar, Disdukcapil Bulukumba menggandeng berbagai jejaring kemitraan (Pentahelix). Kolaborasi ini melibatkan Tim Penggerak PKK & Dharma Wanita Persatuan (DWP), BKPRMI dan LAKPESDAM NU,
Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Kementerian Agama (Kemenag) & Dinas Pendidikan
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Selain itu juga Sekolah Luar Biasa (SLB) & Forum Anak Panrita Lopi, Pemangku Adat Ammatoa Kajang & para Kepala Desa/Lurah
Sinergi besar ini dibentuk khusus untuk mempermudah penjangkauan dari lorong ke lorong demi memberikan identitas kependudukan gratis bagi anak-anak, bayi baru lahir, penyandang disabilitas, hingga masyarakat adat terpencil.
Pengembangan inovasi terus dilanjutkan dan diperkuat oleh Kepala Dinas Dukcapil Dedi Rahmadi, S.STP., M.Si. bersama Kepala Bidang Data dan Inovasi Andi Nurhikmah, S.H., M.H.. Kolaborasi diperluas melalui integrasi 605 Posyandu Era Baru di tingkat desa/kelurahan, di mana kader TP PKK dan Posyandu aktif mendata dan memberikan pelayanan terpadu meliputi Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran, dan Kartu Keluarga (KK) bagi anak-anak di lorong-lorong terpencil.
Upaya jemput bola ini semakin diperkuat dengan komitmen penuh dari Bupati Bulukumba melalui pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik. Melalui program ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendekatkan dan memberikan pelayanan publik secara serentak di 10 kecamatan.
Dukungan Bapperida Bulukumba dan Ekosistem Inovasi Berkelanjutan
Melihat dampak nyata dan luas dari inovasi ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bulukumba, Andi Irma Darmayanti Untung, bersama Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Anugrahwati Wati Husain, secara konsisten melakukan seleksi, pendampingan, dan pengusulan inovasi LORONG JELITA (dikembangkan oleh Endang Muliani, S.Sos selaku Inovator) ke ajang KIPP-PRO KemenPAN RB.-(*)
Editor Suaedy




br






br
br






br
br
br