BugisPos | Makassar — Selasa, 13 Januari 2026 Posko Siaga Rukun Warga (RW) 13 Kelurahan Buntusu, kawasan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Blok J, menyelenggarakan rapat koordinasi yang fokus membahas 9 indikator utama untuk mengukur partisipasi aktif kinerja para Ketua dan pengurus Rukun Tetangga (RT) di wilayahnya.
Berikut rincian 9 indikator yang menjadi pembahasan utama:
1. Pengelolaan Lorong Wisata
Diutarakan perlunya peninjauan menyeluruh terkait pengelolaan, pembenahan keindahan, penentuan lokasi yang optimal, serta inovasi konsep Lorong Wisata sebelum tahap penilaian resmi dilakukan.
2. Pengelolaan Bank Sampah
Ditetapkan kebijakan wajib keterlibatan seluruh RT sebagai pengurus bank sampah, yang mencakup tugas pemilahan sampah dan pengelolaan jumlah nasabah yang terdaftar.
3. Pencapaian Target Retribusi Sampah
Program edukasi bagi warga menjadi prioritas untuk memastikan tercapainya target retribusi sampah, dengan penekanan pada pemahaman pentingnya kontribusi setiap rumah tangga.
4. Kepatuhan Pembayaran PBB
Dilakukan sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran warga terkait kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat waktu, demi mendukung realisasi pembayaran secara maksimal.
5. Program Sombere dan Adaptasi Smart City
Implementasi program sosial kemasyarakatan (Sombere) dilakukan melalui keterlibatan aktif Ketua RT dalam setiap acara dan hajatan warga. Selain itu, wilayah RW 13 akan mengadopsi konsep Smart City dengan memanfaatkan media sosial dan aplikasi khusus untuk meningkatkan efektivitas kinerja RT.
6. Ketertiban Administrasi Persuratan
Ditetapkan bahwa persuratan RT/RW yang berkaitan dengan urusan urgen bagi warga akan diprioritaskan, sedangkan hal-hal lain diatur mengikuti alur prosedur yang berlaku.
7. Pendataan Penduduk dan Akurasi Data
Dibahas langkah-langkah pendataan penduduk serta upaya meningkatkan akurasi data warga pendatang, yang akan diintegrasikan dengan penggunaan aplikasi Mulia RT/RW setelah implementasinya di RW 13 Buntusu terealisasi.
8. Deteksi Dini Kerawanan Sosial
Indikator ini mengukur kemampuan RT dalam mengidentifikasi potensi konflik sosial sejak dini dan melakukan pelaporan yang tepat kepada pihak terkait.
9. Deteksi Dini Kerawanan Bencana
Fokus pada kesiapsiagaan RT dan langkah-langkah tindakan yang akan diambil untuk menghadapi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah RW 13.
Rapat diakhiri dengan kesepakatan bahwa setiap RT akan membuat rencana tindak lanjut sesuai dengan indikator yang telah disepakati, dengan evaluasi berkala yang akan dilakukan melalui posko siaga RW 13.












