TNI Polri

TMMD ke-130 Gowa Bangun Enam Sumur Bor dan Rehab Tiga Rumah Tidak Layak Huni

×

TMMD ke-130 Gowa Bangun Enam Sumur Bor dan Rehab Tiga Rumah Tidak Layak Huni

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Gowa – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di Kabupaten Gowa tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga penyediaan air bersih dan perbaikan rumah warga melalui program unggulan TNI Angkatan Darat.

Hingga 20 Oktober 2026, Satgas TMMD Kodim 1409/Gowa mencatat pengerjaan enam titik sumur bor dan rehabilitasi tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masih berlangsung.

Advertisement

Pendim Kodim 1409/Gowa, Peltu Eddy, menyebut program tersebut menjadi bagian dari sasaran TMMD yang dilaksanakan sejak 13 Oktober hingga 11 November 2026.

“Berdasarkan data, saat ini statistiknya di angka 17 persen dari semua indikator sasaran TMMD,” kata Eddy.

Enam titik sumur bor tersebar di sejumlah dusun di Kecamatan Bontonompo. Pengerjaan sumur bor pertama di Dusun Bontomarinra, Desa Barembeng, mencapai 16 persen.

Sumur bor kedua di Dusun Taipajawaya, Desa Barembeng, mencapai 6 persen, sedangkan titik ketiga di Dusun Kampung Parang, Desa Barembeng, mencapai 8 persen.

Sementara itu, pengerjaan sumur bor keempat di Dusun Borongkanang, Desa Bontolangkasa Selatan, mencapai 10 persen. Titik kelima di Dusun Data, Desa Manjapai, mencapai 10 persen, dan titik keenam di dusun yang sama tercatat sebesar 4 persen.

Selain penyediaan air bersih, Satgas TMMD juga merehabilitasi tiga rumah warga, masing-masing milik Syahrir, Ismail, dan Muh. Ramli. Ketiga rumah tersebut memiliki progres pengerjaan yang sama, yakni 17 persen.

Eddy mengatakan Satgas TMMD terus mendorong percepatan pembangunan agar seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai jadwal.

“Pada prinsipnya Satgas TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa sejalan dengan tema yang diusung dan memastikan akselerasi pembangunan jalan tani dan RTLH untuk mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Program ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses air bersih dan tempat tinggal yang layak, sekaligus memperkuat pembangunan dari tingkat desa.(dzl)

br
brbr
brbrbr