Opini

Manusia Mahluk Transisi

309
×

Manusia Mahluk Transisi

Sebarkan artikel ini
(Abdul Haris Sambu, 22 Januari 2025)

BugisPos, Makassar —  Satu-satunya mahluk manusia mempunyai tiga potensi yg tidak dimiliki mahluk lainnya ciptaan Allah swt, yaitu potensi iman, potensi akal dan potensi sahwat atau napsu, apabila dibandingkan mahluk lainnya seperti malaikat hanya memiliki iman, demikian juga hewan hanya memiliki napsu.

Manusia berada pada sumbu X, ketika bergerak ke atas (Y+) akan melebihi derajatnya malaikat dan jika bergerak ke bawah akan menjadi (Y-) derajatnya lebih rendah daripada hewan. Oleh karena itu, akal pada manusia harus menjadi hakim antara iman dan napsu, contohnya dalam pengelolaan sumberdaya alam idealnya manusia hanya mengelola atau mengambil manfaat sesuai kebutuhan hidupnya (sandang, pangan, pendidikan dan kesehatan), kalau ini terjadi berarti manusis bertindak sebagai khalifah (Al Baqarah : 30 dan Hud 61) sesuai tujuan dan konsep manusia diciptakan, akan tetapi apabila manusia mengelola atau memanfaatkan sumberdaya alam melebihi kebutuhan hidupnya generasi masa kini, maka sesungguhnya manusia telah berbuat serakah dan angkuh tanpa peduli kebutuhan generasi yang akan datang, gunung dan daerah aliran sungai menjadi gundul sehingga terjadi longsor, sungai,.muara dan pesisir tercemar, hutan mangrove, padang lamun dan terumbu karang degradasi akibat aktivitas pertambakan dan aktivitas penangkapan ikan, hal ini telah dikemukakan dalam surah Ar Rum ayat 41 yang artinya telah terjadi kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh tangan-tangan manusia dan inilah yg terjadi di bumi termasuk di Indonesia, baru2 terjadi di Aceh dan Medan alam yaitu banjir dan longsor yg menyebabkan 1.434 orang meninggal dan hilang. Wahai manusia yg serakah dan angkuh kembalilah ke jalan yg benar sebagai pengelola dan.pelestari bumi (Hut 61) karena merusak lingkungan, sama saja mengaborsi janin generasi masa yg akan datang.

Salah satu sabda Rasulullah saw yg populer terkait dengan pendidikan adalah “AJARI Anak-anak BERKUDA DAN MEMANAH, mengapa Rasulullah bersabda tentang kedua hal tersebut, karena pekerjaan ketika itu yang lagi trend adalah kemahiran BERKUDA DAN MEMANAH” andai kata Rasulullah masih hidup saat ini, maka beliau akan bersabda Ajari Anak-anak untuk menguasai “BADAI” singkatan dari Bahasa, Data dan IT) karena orang yang hebat saat ini adalah orang menguasai tiga komponen ilmu yaitu Bahasa, data dan IT, karena sehebat apapun seseorang jika tidak menguasai ketiga komponen ilmu tersebut, maka mereka akan ditinggalkan zaman, paling tidak kalau tidak menguasai ketiga hal tersebut, minimal memahami secara konseptualnya jadi Hadist Rasulullah 14 abad yang lalu tentang hal tersebut berlaku secara UNIVERSAL sepanjang zaman (AHS, 11-12-25)