Bugispos.com, Sulbar – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pra-penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) untuk tahun anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang SPBE BPKAD Sulbar, Rabu 28 Januari 2026.
Kegiatan ini sebagai bagian dari persiapan percepatan pengadaan barang dan jasa. Pendampingan teknis RUP dijadwalkan oleh Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulbar pada Jumat, 30 Januari 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.
Operator SIRUP BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Jumardi, menekankan pentingnya proses pra-penginputan ini. Menurutnya, hal tersebut adalah tahap krusial untuk memastikan seluruh paket pengadaan sudah terdata dengan baik sebelum masuk ke sistem resmi.
“Dengan langkah ini, kita bisa mengantisipasi kendala teknis dan mempercepat proses pengadaan di tahun berjalan,” ungkap Jumardi.
Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menegaskan komitmen instansi dalam mendukung percepatan pengadaan barang dan jasa.
“Kami berkomitmen untuk memastikan pengadaan barang dan jasa berjalan tepat waktu, transparan, dan akuntabel. Pra-penginputan RUP ini adalah bentuk keseriusan BPKAD Sulbar dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Ali Chandra.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara BPKAD dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulbar, sehingga proses pengadaan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Dengan adanya pra-penginputan RUP 2026, diharapkan seluruh proses pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah. (*)












