Bugispos, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Komitmen ini kembali ditegaskan saat menerima Tim Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri lingkup Pemprov Sulbar, Senin (20/4/2026).
Bertempat di Kantor Bapperida Sulbar, tim evaluasi melakukan peninjauan menyeluruh terhadap berbagai aspek layanan. Mulai dari area parkir, penataan ruang pelayanan, hingga fasilitas pendukung aksesibilitas menjadi fokus dalam pemantauan tersebut.
Sekretaris Bapperida Sulbar, Suhamta, menyebut kegiatan ini bukan sekadar evaluasi rutin, tetapi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
“Ini adalah wujud komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih akuntabel dan berkualitas, sebagaimana arah pembangunan dalam Panca Daya,” ujarnya.
Dari hasil evaluasi, Bapperida Sulbar menerima sejumlah masukan penting. Salah satunya terkait penajaman maklumat pelayanan agar tidak sekadar menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar mencerminkan komitmen nyata kepada masyarakat.
Menurut Suhamta, maklumat pelayanan ke depan akan memuat janji layanan yang lebih konkret, mulai dari kesanggupan memenuhi standar pelayanan, komitmen perbaikan berkelanjutan, hingga kesiapan memberikan kompensasi jika layanan tidak sesuai.
Di sisi lain, pembenahan juga diarahkan pada aspek sarana dan prasarana agar lebih tertib, nyaman, dan ramah bagi semua kalangan, termasuk kelompok rentan.
Tak hanya itu, Bapperida Sulbar juga terus memperkuat pemanfaatan sistem berbasis elektronik. Digitalisasi layanan dinilai menjadi langkah penting untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi maupun layanan perencanaan pembangunan.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berkonsultasi maupun menyampaikan pengaduan. Semua masukan akan kami tindaklanjuti secara serius,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi momen penting untuk memastikan pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Fokus kami bukan hanya pada kelengkapan administrasi, tetapi bagaimana masyarakat merasa nyaman dan mudah saat berinteraksi dengan layanan kami,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan inovasi digital sebagai fondasi membangun kepercayaan publik. Dengan sistem yang transparan dan kanal pengaduan yang responsif, Bapperida Sulbar ingin memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat ditangkap dan ditindaklanjuti.
Melalui evaluasi ini, Bapperida Sulbar tidak hanya melakukan pembenahan, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi layanan yang lebih adaptif. Harapannya, setiap perbaikan yang dilakukan dapat memberi dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, sejalan dengan visi Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. (*)












