Sulsel

Mengenal Bripka Adiarta Eka Wardhana, Polisi Berprestasi dengan Sederet Penghargaan Nasional

×

Mengenal Bripka Adiarta Eka Wardhana, Polisi Berprestasi dengan Sederet Penghargaan Nasional

Sebarkan artikel ini
Foto: Momen penuh syukur, Bripka Adiarta Eka Wardhana bersama istri usai menerima kenaikan pangkat pada Upacara Korps Raport Polda Sulsel, 1 Juli 2026.
Momen penuh syukur, Bripka Adiarta Eka Wardhana bersama istri usai menerima kenaikan pangkat pada Upacara Korps Raport Polda Sulsel, 1 Juli 2026.

BugisPos, Makassar – Kenaikan pangkat menjadi Bripka pada periode 1 Juli 2026 menjadi salah satu capaian penting dalam perjalanan karier Adiarta Eka Wardhana. Personel Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan itu dikenal memiliki rekam jejak prestasi, khususnya dalam penanganan perkara pidana dan penegakan hukum pemilu.

Kenaikan pangkat tersebut ditandai melalui Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat yang digelar di halaman Mapolda Sulsel, Selasa (30/6/2026). Upacara dipimpin langsung Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandani Raharjo Puro dan dihadiri pejabat utama serta Bhayangkari Polda Sulsel.

Adiarta Eka Wardhana resmi naik pangkat dari Brigpol menjadi Bripka berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sulsel Nomor STR/532/VI/2026 tertanggal 25 Juni 2026.

Pria yang akrab disapa Cakra itu merupakan alumni SMA Negeri 11 tahun 2012. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) di Universitas Indonesia Timur pada 2021.

Kariernya di Kepolisian dimulai setelah lulus Pendidikan Bintara Polri di SPN Polda Sulsel Angkatan XXXVII Tahun 2013. Penugasan pertamanya berada di Polres Enrekang sebelum dimutasi ke Subdirektorat I Ditreskrimum Polda Sulsel, tempat ia masih bertugas hingga saat ini.

Selama lebih dari satu dekade mengabdi sebagai anggota Polri, Adiarta telah menerima Satyalencana Pengabdian 8 Tahun serta sederet penghargaan atas prestasinya.

Pada 2019, ia menerima penghargaan dari Ketua Bawaslu RI sebagai penyidik Sentra Gakkumdu Bawaslu Sulsel yang berhasil mengantarkan Sentra Gakkumdu Sulsel meraih predikat terbaik pertama tingkat nasional dalam Bawaslu Award.

Setahun kemudian, Kapolda Sulsel kembali memberikan penghargaan atas kontribusinya dalam pengungkapan tindak pidana pemilu legislatif dan pemilihan presiden di Sulawesi Selatan.

Prestasinya berlanjut pada 2025 dengan meraih lima penghargaan sekaligus. Di antaranya penghargaan dari Kapolda Sulsel atas keberhasilan mengungkap kasus pengrusakan, pembakaran, dan pencurian yang menyasar Kantor DPRD Provinsi Sulsel, DPRD Kota Makassar, serta kantor fungsional Bank BPD Sulselbar.

Adiarta juga menerima Pin Emas dan penghargaan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN atas prestasi dalam penyelesaian target operasi tindak pidana pertanahan.

Selain itu, tiga penghargaan lainnya diterima dari Ketua Bawaslu RI dan Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan atas kontribusinya sebagai anggota Sentra Gakkumdu dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 serta Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kota Palopo.

Di balik kesibukannya sebagai penyidik, Adiarta juga menjalani kehidupan keluarga. Ia menikah dengan Anna Junaeny pada 2016 dan telah dikaruniai dua orang putri.

Secara terpisah, Kompol (Purn) Abd. Rahman yang merupakan alumni Seba Polsuk VII SPN Batua Ujung Pandang Tahun 1988-1989 dan Setukpa Angkatan XXXVII Tahun 2009 menyampaikan harapannya kepada Adiarta.

Ia berharap kenaikan pangkat tersebut menjadi motivasi untuk terus menjalankan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta menghindari segala bentuk pelanggaran.

“Semoga dapat terus bekerja dengan ikhlas dalam mengayomi, melayani, dan melindungi masyarakat serta menegakkan hukum. Harapannya, kelak dapat menjadi perwira Polri yang berintegritas dan menjadi teladan,” ujarnya.