WAJO, BUGISPOS.com – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi Partai Demokrat, Andi Sariful Aklam Darakutni, memanfaatkan agenda reses masa sidang sebagai ruang dialog terbuka bersama masyarakat di Kampung Enrekang, Desa Awota, Kecamatan Keera, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga dari berbagai latar belakang profesi itu berlangsung interaktif. Masyarakat secara bergantian menyampaikan berbagai persoalan sekaligus harapan terhadap pembangunan di wilayah mereka, mulai dari infrastruktur, pelayanan dasar, hingga penguatan sektor pertanian, perikanan, pendidikan, dan keagamaan.
Sejumlah aspirasi yang mengemuka di antaranya perbaikan jalan poros Kampung Enrekang, bantuan pembangunan masjid beserta pengadaan sound system, pemasangan tiang listrik dan lampu penerangan jalan, pembangunan lapangan futsal dan lapangan voli, serta perbaikan fasilitas olahraga yang sudah ada.
Di sektor pelayanan dasar, warga mengusulkan pengaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang belum aktif, kemudahan memperoleh solar bersubsidi bagi petani dan nelayan, hingga penyediaan beasiswa bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan.
Tak hanya itu, kelompok tani juga mengusulkan bantuan program Pamsimas berupa pengeboran sumur dalam, pengadaan handtraktor roda dua dan traktor roda empat, serta perbaikan jaringan irigasi tersier untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Sementara itu, lembaga pendidikan anak usia dini berharap adanya bantuan alat peraga edukatif bagi KB Sayang Anak.
Andi Sariful Aklam mengatakan, agenda reses merupakan bagian dari fungsi konstitusional anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah.
“Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami kawal dan perjuangkan sesuai skala prioritas serta mekanisme perencanaan dan kemampuan anggaran daerah,” kata Andi Sariful Aklam.
Menurutnya, berbagai usulan tersebut akan diperjuangkan agar dapat masuk dalam pembahasan program pembangunan Kabupaten Wajo dan menjadi prioritas pada Tahun Anggaran 2027.
Ia menilai pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta dukungan terhadap sektor pertanian, pendidikan, dan keagamaan merupakan kebutuhan mendasar yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap aspirasi yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat Kampung Enrekang dapat memperoleh perhatian pemerintah daerah sehingga dapat direalisasikan pada tahun anggaran mendatang,” ujarnya.
Melalui agenda reses tersebut, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin sehingga proses perencanaan pembangunan semakin partisipatif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan riil warga.
Advertorial | Humas DPRD Kabupaten Wajo












