BugisPos, Takalar — Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyalurkan 200.000 liter air bersih kepada warga Desa Bontoparang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu (23/8/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau panjang yang diduga dipengaruhi El Nino. Penyaluran dilakukan menggunakan mobil tangki milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Takalar.
Daeng Manye datang didampingi Ibu Bupati Dewi Sri Ekowati Daeng Manye, jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Takalar, serta Kepala Markas PMI Takalar Dahlan Daeng Nyomba.
“Hari ini kita membagikan air dari PDAM Takalar kepada masyarakat yang ada di Bontoparang,” kata Daeng Manye.
Menurutnya, penyaluran air bersih telah dilakukan sejak 31 Juli 2026. Pemerintah kabupaten menargetkan bantuan tersebut membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berlangsung.
“Hari ini kita sudah membagikan sekitar 200.000 liter dari PDAM Takalar dengan mobil tangki,” ujarnya.
Daeng Manye menyebut Bontoparang sebagai salah satu wilayah yang rutin mengalami kekurangan air saat kemarau. Selain Bontoparang, wilayah Laikang dan Pappa juga terdampak kekeringan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga dalam memperoleh air bersih.
“Mudah-mudahan ini betul-betul bisa membantu masyarakat kita dalam pemenuhan kebutuhan air,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Takalar menyatakan penyaluran air bersih akan berlanjut sesuai kondisi kekeringan di lapangan.
“Insya Allah kita mengikuti situasi,” kata Daeng Manye.
Selain bantuan jangka pendek, Pemkab Takalar merencanakan pembangunan sumur dalam yang dilengkapi pompa, tower, dan tandon penampungan. Sistem itu diharapkan menjaga ketersediaan air ketika kekeringan terjadi kembali.
“Langkah berikutnya kita sedang merencanakan pemasangan pompa sumur dalam di beberapa tempat,” kata Daeng Manye.




br






br
br






br
br
br