Bugispos, Mamuju – Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., mengapresiasi keberlanjutan tradisi lokal sekaligus menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan fasilitas bagi masyarakat pesisir. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Pesta Syukuran Nelayan yang dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, Sabtu (7/11/2026).
Sutinah menilai pesta syukuran hasil laut yang digelar secara rutin oleh para nelayan setempat merupakan wujud rasa syukur atas kelimpahan rezeki dan hasil tangkapan sepanjang tahun.
“Kegiatan ini hampir setiap tahun dilaksanakan oleh para nelayan kita sebagai bentuk syukuran atas hasil laut yang didapatkan. Ini tradisi yang sangat positif dan saya berharap dapat terus dilestarikan setiap tahunnya,” ujar Sutinah di hadapan awak media.
Dalam kesempatan tersebut, Sutinah juga menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur dan fasilitas pendukung bagi nelayan. Ia berharap adanya sinergi yang kuat dengan wakil rakyat di tingkat pusat, khususnya Komisi IV DPR RI, agar alokasi program pembangunan kawasan pesisir di Mamuju dapat ditingkatkan salah satunya memperbanyak program Kampung Nelayan Modern di kawasan Kasiwa dan sekitarnya.
“Keberadaan Kampung Nelayan Modern sangat dibutuhkan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir. Kita berharap ke depan semakin banyak program serupa yang terealisasi di Mamuju,” tambahnya.
Selain pembangunan fisik, Bupati Perempuan pertama di Mamuju ini juga menegaskan kemudahan akses administrasi dan distribusi BBM bersubsidi bagi para nelayan. Pemkab Mamuju siap mempermudah penerbitan rekomendasi izin SPBN/SPBU Nelayan bagi kelompok yang memenuhi persyaratan legalitas.
Namun, ia menginstruksikan dinas teknis terkait untuk memperketat verifikasi di lapangan agar penyaluran bantuan BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak memicu polemik.
“Rekomendasi dari saya tidak pernah ditahan. Namun, saya minta dinas terkait betul-betul selektif dan turun langsung memverifikasi di lapangan. Pastikan yang menerima adalah nelayan sungguhan agar tidak timbul masalah di kemudian hari,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Sutinah mengaku tersentuh melihat kebersamaan dan antusiasme masyarakat nelayan beserta keluarga yang memadati lokasi acara. Ia berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga demi kemajuan sektor kelautan di Kabupaten Mamuju.(*)




br






br
br






br
br
br