BugisPos, Rantepao — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Perdagangan menggelar operasi pasar gas elpiji ukuran 3 kilogram pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan ini digelar untuk merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan lonjakan harga gas elpiji melon akhir-akhir ini.
Kelangkaan elpiji jenis melon membuat harga di tingkat pengecer melambung, berkisar antara Rp30.000—Rp35.000 per tabung. “Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat. Operasi pasar ini merupakan jawaban atas keluhan tersebut,” kata Kepala Dinas Perdagangan Anton Sulo.
Anton menjelaskan operasi pasar dilaksanakan bekerja sama dengan beberapa agen, antara lain PT Sinar Ratte, Yunus Kadir, dan A3 Utama Gas. Para agen tersebut telah siap menyalurkan elpiji untuk kegiatan operasi pasar.
Masyarakat yang ingin mendapatkan elpiji subsidi ini wajib menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga. Setiap warga berhak memperoleh jatah dua tabung dengan harga Rp21.000 per tabung untuk Zona 1. “Setiap orang maksimal mendapat dua tabung dengan harga Rp21.000,” ujar Anton.
Operasi pasar rencananya akan digelar di sejumlah lokasi, antara lain Rantepao (dekat Masjid Rantepao) dan Kecamatan Tallung Lipu. Setiap lokasi disiapkan 560 tabung elpiji untuk dibagikan kepada masyarakat. (Rhd)












