BugisPos, Bulukumba – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba menggelar kegiatan briefing penguatan tugas dan fungsi pengamanan pada Jumat (24/04/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bulukumba, Mansur, ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas tetap terjaga.
Dalam arahannya di depan seluruh jajaran petugas pengamanan, Kalapas Mansur menekankan bahwa integritas adalah harga mati dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
“Integritas dan kedisiplinan adalah pilar utama dalam menjaga marwah institusi. Saya instruksikan kepada seluruh jajaran untuk tetap waspada, bekerja sesuai aturan, dan jangan pernah ada ruang bagi kelalaian yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” tegas Mansur.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Taufiq, memberikan penekanan teknis terkait pengawasan area hunian. Ia meminta seluruh petugas untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan sekecil apa pun.
“Deteksi dini adalah harga mati. Penguatan pengawasan di setiap titik rawan dan kepatuhan penuh terhadap SOP bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban mutlak untuk memastikan Lapas Bulukumba tetap kondusif dan bebas dari gangguan kamtib,” ujar Taufiq.
Selain dari sisi keamanan, aspek pembinaan juga menjadi perhatian dalam briefing ini. Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik), Bahtiar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa program pembinaan tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan keamanan yang solid.
“Sinergi antara fungsi pengamanan dan pembinaan harus berjalan selaras. Keamanan yang terjaga dengan baik merupakan fondasi utama agar seluruh program bimbingan bagi warga binaan dapat terlaksana secara optimal dan tepat sasaran,” ungkap Bahtiar.
Kegiatan briefing ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Berdasarkan hasil evaluasi dalam pertemuan tersebut, situasi di Lapas Kelas IIA Bulukumba saat ini dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol yang mengganggu jalannya aktivitas di dalam Lapas.
Sebagai tindak lanjut, Kalapas menginstruksikan agar kegiatan briefing semacam ini dilaksanakan secara rutin sebagai sarana evaluasi, pengendalian, dan penguatan mental petugas di lapangan. Hal ini sejalan dengan komitmen Lapas Bulukumba untuk terus mendukung program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan situasi Lapas yang bersih dan aman.-(*)
Editor Suaedy












