Advertorial

DLH Wajo dan Rutan Sengkang Teken MoU, Perkuat Implementasi Gerakan PISOTA’

×

DLH Wajo dan Rutan Sengkang Teken MoU, Perkuat Implementasi Gerakan PISOTA’

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Wajo – Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperluas implementasi Gerakan PISOTA’ (Pilah Sampahta, Olah Sampahta, Tanami Pekaranganta). Upaya itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DLH Kabupaten Wajo dan Rutan Kelas IIB Sengkang, Selasa (9/6/2026).

Kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga binaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pemilahan sampah, pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna, serta pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman produktif dan mendukung ketahanan pangan.

Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang, Oki Setiawan, mengatakan program tersebut sejalan dengan upaya pembinaan kemandirian yang selama ini dijalankan di lingkungan rutan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo. Melalui kerja sama ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan lingkungan, tetapi juga keterampilan yang dapat menjadi bekal positif setelah kembali ke masyarakat. Kami siap mendukung implementasi Gerakan PISOTA’ di lingkungan Rutan Kelas IIB Sengkang,” ujar Oki.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal, menegaskan bahwa Gerakan PISOTA’ merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pemasyarakatan.

Menurut dia, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan, tetapi juga membangun budaya hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan secara berkelanjutan.

“Gerakan PISOTA’ bukan hanya tentang pengelolaan sampah, tetapi juga membangun budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan. Melalui kerja sama dengan Rutan Kelas IIB Sengkang, kami berharap nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat tertanam kuat pada warga binaan sehingga menjadi agen perubahan di tengah masyarakat nantinya,” kata Andi Fakhrul Rijal.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua instansi berkomitmen menjalankan berbagai program lingkungan secara berkelanjutan. Program yang akan dilaksanakan meliputi edukasi lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah, pembuatan kompos, hingga kegiatan penghijauan di lingkungan rutan.

DLH Wajo berharap sinergi ini dapat menjadi contoh kolaborasi antarinstansi dalam mewujudkan Kabupaten Wajo yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan melalui semangat Gerakan PISOTA’. Selain memberikan dampak lingkungan, program tersebut juga diharapkan mampu membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat.