BugisPos, Palangkaraya — Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya penguatan integritas untuk mencegah korupsi dan memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan daerah. Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangkaaya, Kamis (13/8).
Rakor yang mengumpulkan kepala OPD dan pengawas internal menjadi momentum mempertegas komitmen bersama: membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Forum ini juga menggarisbawahi pentingnya pengawasan internal yang kuat serta langkah-langkah pencegahan konkret agar praktik korupsi tidak berakar di lingkungan birokrasi.
Menurut Gubernur Zainal, integritas bukan sekadar jargon birokrasi—melainkan fondasi pelayanan publik yang efektif dan efisien. “Penguatan integritas juga penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintahan harus mampu memberikan pelayanan yang efektif, efisien dan mengutamakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa upaya pencegahan korupsi harus menjadi tanggung jawab seluruh aparatur, tidak hanya aparat pengawas. Budaya integritas, lanjut Zainal, dibangun lewat komitmen individu untuk bekerja profesional dan beretika. Setiap perangkat daerah diminta memperkuat pengawasan internal dan memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan sesuai peraturan perundang‑undangan.
Rakor ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antar-instansi dalam mengimplementasikan langkah strategis antikorupsi dan mengevaluasi capaian yang telah ada. Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya melanjutkan penguatan transparansi, akuntabilitas, pengawasan, serta peningkatan layanan publik sebagai bagian dari upaya membentuk birokrasi profesional dan dipercaya masyarakat.





