BugisPos, Bulukumba.- Kepala Dinas Sosial Bulukumba Hj.Darmawati menghadiri Rapat Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas SDM pendamping Program Keluarga Harapan ( PKH ), Rabu ( 4/11) kemarin di sekretariat PKH bekas Kantor Dinas Sosial Jalan Srikaya no 11 Bulukumba
Rakor tersebut buka Katimkab PKH Bulukumba Besse Nasriana Jabbar, dihadiri seluruh pendamping PKH se Kabupaten Bulukumba.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Hj.Darmawati didaulat menjadi nara sumber di hadapan seluruh pendamping PKH Bulukumba menyampaikan bahwa
permasalahan PMKS
Pilar-pilar Sosial dan pendamping PKH diinstruksikan untuk melaksanakan quick response (respon cepat) terhadap setiap aduan masyarakat terkait permasalahan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayah kerja masing-masing.
Selain itu Hj.Darmawati juga mengajak seluruh pendapatan PKH untuk ikut terlibat langsung pada Monitoring Layanan Posyandu Era Baru.
” Pendamping PKH wajib melakukan pemantauan secara berkala terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam mengakses layanan Posyandu Era Baru berbasis siklus hidup,” pesan Kadis Sosial Darmawati.
Kemudian masih kata Darmawati, bahwa peran Pendamping PKH sebagai Agen Perubahan dalam Posyandu Era Baru. ” Jadi pendamping PKH berperan penting memastikan kelompok rentan mendapatkan layanan kesehatan terintegrasi melalui langkah-langkah seperti
Anak Prasekolah (Apras),” pesannya.
Dia juga menyampaikan agar para pendamping PKH memastikan orang tua, agar rutin membawa anak untuk pemantauan tumbuh kembang, imunisasi, dan pencegahan stunting, serta memberikan edukasi pola asuh gizi seimbang melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).
Selanjutnya terkait soal Lanjut Usia (Lansia). Menurutnya bagaimana menggerakkan lansia agar aktif melakukan skrining kesehatan berkala (tekanan darah, gula darah, fungsi kognitif) dan mengikuti aktivitas kebugaran guna mencegah penyakit tidak menular.
Pada kesempatan itu, dihadapan pendamping PKH Hj.Darmawati juga menyinggung soal Penyandang Disabilitas.
Menurutnya para pendamping PKH menjadi advokat layanan inklusif melalui koordinasi kunjungan rumah (home care) bagi disabilitas berat, serta menjembatani kebutuhan alat bantu fisik atau rehabilitasi sosial ke Kementerian Sosial.
” Jadi melalui sinkronisasi data dan verifikasi komitmen ini, pendamping PKH memastikan KPM rentan, tidak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga hak layanan kesehatan dasarnya terpenuhi secara optimal,” pesan Darmawati.
Sementara itu Katimkab PKH Kabupaten Bulukumba Besse Nasriana Jabbar, pada intinya menyampaikan bahwa rekapitulasi hasil dan capaian Verifikasi Komitmen tingkat Kabupaten/Kota.
Pada kesempatan itu Besse juga merinci Capaian SDM PKH Bulukumba (TOP Surveyor per Kecamatan), Apresiasi dan rekapitulasi capaian target tertinggi (TOP Surveyor) pendamping di setiap kecamatan masing masing
Untuk Kecanmatab Bontotiro: Ahmad Karyadi Wahid (249 Target) kemudian Kec. Kindang: Kasmiati Ma’ruf dengan target 256. Kec. Ujung Loe atas nama Amran K. dengan target 415.
Kemudian Kecamatan Herlang dengan pendamping PKH atas nama Jusmiati dengan target 522. Menyusul Kecamatan Gantarang dengan pendamping Akmal dengan target 345.
Kecakapan Kajang atas nama Irwan dengan 366 Target.
Kecamatan Bonto Bahari Muh. Taufiq dengan target 259.
Sementara untuk Kecamatan Bulukumpa dengan pendamping PKH Andi Nurwawansah diberi target 514 , Kecamatan Ujung Bulu Ahmad Asrif dengan target 320
dan Kecamatan Rilau Ale dengan pendamping Fitrah Ayundani Safitri dengan target 189.
Besse juga menyinggung soal Optimalisasi Registrasi Ulang Perlinsos. Menurutnya setiap pendamping PKH diwajibkan melakukan registrasi ulang Perlindungan Sosial (Perlinsos) bagi seluruh KPM dan masyarakat pemerlu bantuan sosial di wilayah kerja masing-masing, dengan tenggat waktu (deadline) hingga akhir Desember 2026.
Dan terakhir terkait soal kedisiplinan Pelaporan Harian dan Bukti Dukung. Menurutnya
pengisian laporan harian beserta bukti dukung (evidence) wajib dilaksanakan setiap hari kerja secara real-time demi efektivitas dan pemenuhan target kinerja bulan November 2026.-(*)
Editor Suaedy




br






br
br






br
br
br