BugisPos, Bulukumba.- Pasca kebakaran yang terjadi di Lingkungan Bontobeang Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlang, Selasa (20/7) sore kemarin, Kepala Dinas Sosial Bulukumba Hj.Darmawati, bersama tim Tagana turun langsung menyerahkan bantuan logistik kepada korban kebakaran.

Penyerahan bantuan logistik diterima korban Ustadz Nur Halty (74) disaksikan Camat Herlang Andi Fidya Samad, Ketua TP.PKK Kecamatan Herlang serta warga dan keluarga korban.
Kepada korban Ustad Nur Halty, Kadis Sosial Bulukumba menyampaikan, turut berdukacita atas musibah yang menimpa keluarga pak Ustadz Nur Halty.
” Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bulukumba dibawa kepemimpinan Bupati Bulukumba HA.Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati HA.Edy Manaf,” jelas Hj.Darmawati.
Dia berharap bantuan ini sedikit bisa meringankan beban korban, sekaligus meminta kepada korban untuk bersabar menerima cobaan ini. ” Insya Allah ada hikmah dibalik musibah ini pak,” kata Darmawati.
Usai menerima bantuan, Ustadz Nur Halty didampingi istrinya Winarti (72) menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Kadis Sosial atas kepedulian turun memberikan bantuan.
Menurutnya, saat kejadian dia bersama isteri sementara dalam perjalanan ke Bone dan setelah menerima telepon kalau rumah nya terbakar, dia langsung pulang.
” Sesuai informasi dari tetangga api bersumber dari kandang sarang burung walet di lantai dua pak dan diduga akibat korsleting listrik pak,” jelasnya.
Sementara itu Camat Herlang Andi Fidya Samad juga menyampaikan terima kasih kepada Kadis Sosial yang turun langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.
Dia juga mengimbau seluruh warga khususnya di Herlang untuk tetap waspada terhadap bahaya kebakaran, apalagi jika hendak meninggalkan rumah, kompor harus dimatikan, demikian pula dengan peralatan listrik harus betul-betul aman.
Sappewali Esti, Ketu LPMK Kelurahan Bonto Kamase, Kecamatan Herlang kepada media ini menceritakan bahwa saat kejadian, pemilik rumah Ustadz Nur Halty bersama isterinya sedang berangkat ke Kabupaten Bone.
” Diperkirakan rumah pak Ustadz Nur Halty mulai terbakar sekitar pukul 13.00 Wita dan api diduga berasal dari lantai dua tempat saran burung walet. Kami menduga kebakaran ini diakibatkan adanya korsleting listrik di lantai dua rumah tersebut, dan api cepat membesar,” cerita Sappewali.
Disampaikan pula, saat kejadian ratusan warga turun bersama sama memadamkan api dengan menyiramkan air, dan beruntung rumah disekitar nya tidak ikut dilalap api.
” Api baru bisa dikuasai sekitar pukul 14.30 Wita pak,” jelas Sappewali.
Akibat kebakaran yang menghanguskan rumah korban, diperkirakan korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah, apalagi seluruh barang jualan korban ikut hangus dilalap api.-(*)
Editor Suaedy












