Luwu Timur, NusantaraInsight – Kalembang artinya Bersatu Padu, Satu Hati, Satu Tujuan (semangat warga yang kompak mendukung kemajuan daerah).
Masyarakat Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili terutama warga asli Lampia menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas kehadiran investasi PT Indonesia Huali Industrial Park (IHIP) di wilayah Kabupaten Luwu Timur. Kehadiran proyek yang masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) ini dinilai membawa harapan besar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan warga.
Kehadiran PT IHIP diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal, menekan angka pengangguran, meningkatkan perputaran ekonomi daerah, serta mendorong tumbuhnya usaha baru di berbagai sektor di sekitar lokasi proyek.
“Kami masyarakat Luwu Timur, khususnya Desa Harapan dan warga asli Lampia, menyambut baik dan mendukung hadirnya PT IHIP di sini. Kami berharap investasi ini memberi manfaat nyata bagi kami semua,” ujar Suandi, Ketua Karang Taruna Desa Harapan.
Proyek Kawasan Industri Terintegrasi Hilirisasi Nikel ini bernilai investasi mencapai Rp221 triliun dan akan dibangun di atas lahan sekitar 395 hektare di wilayah Desa Harapan. Proyek ini mencakup fasilitas pemurnian nikel, smelter terpadu, pelabuhan industri, hingga sarana penunjang tenaga kerja.
Warga juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam percepatan PSN yang bertujuan mempercepat pembangunan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dukungan ini disertai harapan agar pelaksanaan proyek senantiasa berpegang pada kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Masyarakat asli Lampia mendukung percepatan PSN di Dusun Laoli ini sebagai langkah nyata mendorong pembangunan dan kesejahteraan bersama. Mari kita jadikan momentum ini memperkuat kolaborasi, menjaga keamanan daerah, serta memastikan manfaat pembangunan dirasakan luas terutama oleh masyarakat asli Lampia,” tegas Adil Toamir, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Asli Lampia (APAL).
Warga berharap pembangunan berjalan beriringan dengan pelestarian alam, sehingga kemajuan ekonomi tidak mengorbankan lingkungan yang menjadi sumber kehidupan mereka.













