Pendidikan

Macca, HMJ PAI UIN Alauddin Makassar Gelar Seminar Karya Tulis Ilmiah

×

Macca, HMJ PAI UIN Alauddin Makassar Gelar Seminar Karya Tulis Ilmiah

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Makassar — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar menggelar Seminar Karya Tulis Ilmiah sebagai upaya meningkatkan budaya akademik dan kemampuan mahasiswa dalam menulis serta melakukan penelitian.

Kegiatan yang mengusung tema “Menulis, Meneliti, Menginspirasi: Membangun Generasi melalui Karya Ilmiah” tersebut berlangsung di Aula PPG Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar bulan September ini.

Advertisement

Seminar ini menghadirkan Muhammad Ashari, S.Pd., M.Pd., Demisioner Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan HMJ PAI Tahun 2024, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti oleh mahasiswa yang menunjukkan antusiasme dalam memperoleh wawasan mengenai penulisan dan penelitian ilmiah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dr. Muhammad Rusmin B., M.Pd.I., selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada peserta agar menjadikan kegiatan ilmiah sebagai bagian dari proses pengembangan diri dan kemampuan akademik.

Sementara itu, Dzul Adriansyah Arif selaku Ketua SEMA turut memberikan sambutan dan mendorong mahasiswa untuk tidak takut memulai proses dalam menghasilkan karya ilmiah.

“Jangan takut untuk memulai. Setiap karya besar berawal dari keberanian untuk mencoba dan terus belajar,” ungkapnya.

Di sisi lain, Fadzil Maulana selaku Ketua Panitia menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan menulis, meneliti, serta menghasilkan karya yang bermanfaat,” tuturnya.

Farid Hasyim Anwar selaku Ketua Umum HMJ Pendidikan Agama Islam menekankan pentingnya keberanian mahasiswa dalam menyelesaikan sebuah karya tanpa terjebak dalam proses berpikir yang berlebihan.

“Jebakan utama kita adalah overthinking hingga karya tidak pernah selesai. Kuncinya adalah berani menuntaskan proses terlebih dahulu, kemudian memperbaikinya tahap demi tahap,” ujarnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman, kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta kepada peserta yang antusias belajar bersama,” tutupnya.

Seminar Karya Tulis Ilmiah tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam untuk membangun budaya literasi, meningkatkan kemampuan penelitian, serta melahirkan karya-karya ilmiah yang inspiratif dan bermanfaat bagi masyarakat. (Thr)

br
brbr
brbrbr