BugisPos,Bone — Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di sejumlah SPBU Kabupaten Bone, marak menjadi sorotan. Bagaimana tidak kelangkaan kerap sekali terjadi, hal tersebut dipicu oleh salah satu penyebab diduga adanya pengusaha yang turut bermain, dengan modus pembelian secara besar-besaran kemudian diselundupkan ke daerah lain untuk dijual dengan harga tinggi demi mendapatkan keuntungan.
Berdasarkan informasi investigasi yang dilaksanakan oleh LSM LACAK R.I bahwa sejumlah pengusaha terlibat dalam kasus ini, serta adanya peran yang melibatkan sekretaris Desa turut membantu sehingga penyelundupan BBM jenis Solar lancar dalam operasionalnya.
Ketua Umum LACAK R.I MUSTAFA SH.,MH. dalam investigasinya memergoki mobil Truk warna merah bernomor polisi DW 8026 AP. Di lokasi rumah sekdes Ulo’e sedang bongkar muat solar,dari mobil Grand max Box ke mobil Truk warna merah.

“Kelangkaan BBM di Bone bukan tanpa sebab, melainkan adanya permainan oknum di SPBU dan pengusaha solar. Banyak terlibat dilingkaran ini, termasuk ada oknum Sekdes di daerah Ulo’e, tegas Mustafa kepada wartawan BugisPos (20/3/2026).
Ia menjelaskan, solar yang telah ditampung oleh oknum tersebut dan komplotannya selanjutnya akan dijual ke daerah Siwa Kabupaten Wajo.
Bukan hanya investigasi langsung, namun Ketua Umum LSM LACAK R.I Mustafa, telah mendapatkan informasi dari masyarakat setempat, kalau Sekdes Ulo’e pun terlibat, bukan rahasia umum lagi.
“Dia pemain lama di Solar. Dulu memang pak Sekdes sering isi mobil tangki Berbagai Merk PT, namun sekarang dia pake mobil Truk dan mobil Grand max pickup. Selain itu ada beberapa pemain baru juga namun yang dibelakang mereka juga di dalangi pemain lama,” ungkapnya.
Kata dia lagi, bahwa solar subsidi yang berasal dari Bone ini akan diterima oleh Sekdes Ulo’e, kemudian di pindahkan ke mobil Truk berwarna merah, mobil ini nantinya yang antar Solar ke Siwa melalui jalur darat. selanjutnya pengusaha yang ada di Siwa, kemudian menjualnya kembali perusahaan tambang nikel dengan harga solar industri.
Aktivis anti korupsi ini, Mustafa SH.,MH turut menyayangkan bahwa adanya Sekdes yang ikut terlibat dalam praktik penyelundupan mafia solar ke luar daerah.
Untuk itu Mustafa meminta pada aparat hukum untuk menindaklanjuti atas adanya temuan ini,dan Ia berharap agar para pelaku yang terlibat, dapat di periksa serta dimintai keterangan oleh Aparat penegak hukum terhadap para pelaku.
Hingga berita ini dinaikkan, wartawan belum bisa mendapatkan konfirmasi dari pengusaha maupun sang Sekdes.












