Sinjai

Relima Sinjai dan SMPN 22 Sinjai Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Siswa

×

Relima Sinjai dan SMPN 22 Sinjai Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Siswa

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Sinjai — Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Lokus Sinjai berkolaborasi dengan Perpustakaan UPTD SMPN 22 Sinjai menggelar Pelatihan Public Speaking bagi para siswa. Kegiatan yang berlangsung di UPTD SMPN 22 Sinjai ini bertujuan untuk mengasah keterampilan berkomunikasi, memupuk keyakinan diri, serta mencetak generasi muda yang kritis dan berani tampil di depan umum.

 

Pelatihan ini dihadiri oleh puluhan siswa yang tampak antusias mengikuti setiap sesi materi. Dalam era digital dan keterbukaan informasi saat ini, kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas, sistematis, dan persuasif menjadi salah satu soft skill yang perlu dikembangkan.

 

Pihak sekolah menyambut hangat inisiatif kolaboratif ini.

 

Salahuddin, Kepala UPTD SMPN 22 Sinjai menyampaikan apresiasinya kepada Relima Sinjai yang telah meluangkan waktu untuk berbagi kepada siswa.

 

“Kami sangat mengapresiasi Relima Sinjai atas kolaborasi positif ini dalam mendukung budaya literasi di sekolah kami,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Relima Lokus Sinjai menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus bergerak memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Sinjai, melalui aksi-aksi literasi yang adaptif dan aplikatif.

 

Selama pelatihan, para peserta tidak hanya dibekali teori dasar public speaking seperti penguasaan panggung, olah vokal, bahasa tubuh, dan penyusunan struktur bicara tetapi juga diajak langsung untuk melakukan praktik mandiri.

 

Beberapa materi utama yang disajikan meliputi: Bahasa Tubuh dan Olah Vokal dengan latihan memaksimalkan artikulasi, intonasi. Selain itu siswa juga Praktik Bicara Singkat untuk menyampaikan gagasan secara spontan di depan publik.

 

Melalui pelatihan ini, diharapkan para siswa UPTD SMPN 22 Sinjai memupuk optimisme tinggi saat tampil di depan kelas atau memimpin organisasi sekolah, sekaligus siap menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing