WAJO, BUGISPOS.com, Genap satu tahun kepemimpinan Bupati Wajo, Andi Rosman, bersama Wakil Bupati dr Baso Rahmanuddin periode 2025–2030, berbagai langkah strategis telah dijalankan untuk meletakkan fondasi kemajuan daerah. Fokus pada pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat menjadi prioritas utama yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
Sejak awal masa jabatan, duet Andi Rosman–dr Baso Rahmanuddin bergerak cepat menggeber program prioritas, terutama peningkatan kualitas jalan dan jembatan di sejumlah wilayah. Kebijakan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari strategi besar membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menghidupkan denyut usaha masyarakat pedesaan.
Dalam kurun satu tahun pertama, tercatat 28 ruas jalan kabupaten dan 5 ruas jalan provinsi dikerjakan melalui kolaborasi bersama DPRD dan instansi terkait. Beberapa di antaranya meliputi rekonstruksi Jalan Lingkungan Bonto Use, Kelurahan Pincengpute, Kecamatan Tanasitolo; ruas Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua; rabat beton Ongkoe–Belawa; Simpellu; Bulete–Belawae; rekonstruksi beton K.350 ruas Tobarakka–Leworeng; Ujung Kessi–Cenrane; hingga Penrang–Riase.
Tak hanya itu, sejumlah jembatan strategis turut direhabilitasi, seperti Jembatan Gantung Tadangpalie di Kecamatan Sabbangparu, Jembatan Gantung Cellue Takkalalla, Jembatan Paddupa di Kecamatan Tempe, serta Jembatan Gantung Wage Sabbangparu. Rehabilitasi drainase dalam Kota Sengkang juga dilakukan untuk mendukung tata kelola lingkungan yang lebih baik.
Upaya tersebut terbukti memberi dampak signifikan. Selain memperlancar mobilitas warga, pembangunan infrastruktur membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Wajo.
Peringatan satu tahun kepemimpinan digelar secara khidmat melalui dzikir dan tausiah jelang buka puasa di Rujab Veteran. Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kepala Kejaksaan, Kepala Pengadilan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Sekda, jajaran OPD dan instansi vertikal, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.
“Alhamdulillah, hari ini tepat satu tahun kami memimpin Kabupaten Wajo, dirangkaikan dengan dzikir dan doa bersama. Semoga senantiasa mendapatkan ridho dan rahmat Allah SWT,” ujar Andi Rosman.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat demi memastikan visi dan misi pembangunan daerah berjalan optimal. “Kami komitmen tetap berusaha, mari saling merangkul demi visi misi Wajo dapat kita realisasikan,” paparnya.
Sementara itu, dr Baso Rahmanuddin menilai momentum satu tahun kepemimpinan sebagai ruang refleksi sekaligus evaluasi untuk perbaikan ke depan. “Doakan kami berdua terus diberi kesehatan dan kelancaran dalam memimpin daerah kita,” ujarnya.
Di sektor ekonomi, berbagai agenda berskala regional dan nasional turut digelar untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Salah satunya pelaksanaan Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional ke-8 dan Internasional ke-1 pada Oktober 2025, yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah dan mancanegara, sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Satu tahun pertama ini menjadi fase peletakan dasar. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen berkelanjutan, kepemimpinan Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin terus diarahkan untuk mewujudkan Wajo yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.












