Bulukumba

Tauwwa Sudah Ratusan mi Pasien Luka Gula Berhasil Disembuhkan di Griya Sehat Link Care

243
×

Tauwwa Sudah Ratusan mi Pasien Luka Gula Berhasil Disembuhkan di Griya Sehat Link Care

Sebarkan artikel ini
Penulis bersama Ns.Abdul Jalil.S.Kep saat penulis baru saja menjalani perawatan luka di kaki akibat Diabetes

BugisPos, Bulukumba.- Jumlah penderita Diabetes di Bulukumba terbilang cukup banyak, termasuk diantaranya penulis yang menderita Diabetes sejak tahun 2004 lalu hingga saat ini.

Akibat Diabetes, penulis sudah dua kali mengalami luka pada kaki dan sempat opname di RSUD Bulukumba. Namun saat masih perawatan di RSUD, penulis minta keluar dari RSUD karena takut diamputasi.

Setelah keluar dari RSUD, penulis mendapatkan informasi kalau di Bulukumba ada klinik khusus melayani luka diabetes atau luka gula.

Dari informasi itu, ternyata ahli luka gula adalah teman penulis yang bertugas pada Dinas Kesempatan Bulukumba, namanya Ns.Abdul Jalil, S.Kep yang membuka layanan pengobatan Luka Diabetes di komplek BTN Puri Asri, Desa Polewali Kecamatan Gantarang, Bulukumba.

Kepada media ini, Ns. Abdul Jalil, S. Kep pimpinan Griya Sehat Link Care, menyampaikan bahwa pihaknya membuka layanan pengobatan luka Diabetes sejak November 2012, yang beralamat di Jl. Bukit Asri No. 77 BTN Puri Asri Desa Polewali Kecamatan Gantarang.

Dan menurutnya
pasien yang dirawat di Griya Sehat Link Care dan sembuh sesuai data pada buku register sampai saat ini sekitar 500 orang.

” Jadi kami ada 4 orang yang melayani pasien luka gula masing-masing Ns. Abdul Jalil, S. Kep, Ns. Hj. Masnah, S. Kep,
Nina Elvira, AMK dan Ns. Darwana, S. Kep, ” jelasnya.

Saat bincang bincang dengan awak media ini, Abdul Jalil menyampaikan, sebaiknya penderita Diabetes harus rutin memeriksakan kadar gula darah dan penggunaan obat yang diberikan oleh dokter secara baik dan benar.

Selain itu juga sebaiknya melakukan perawatan kaki secara cermat, serta menjalani pemeriksaan rutin sehingga dapat membantu mengurangi risiko terjadinya luka
Diabetes.

” Diabetes adalah penyakit kronis yang berdampak banyak Pasien Diabetes. Salah satu komplikasi umum yang sering dialami penderita diabetes adalah munculnya luka, terutama pada area kaki,” jelas Abdul Jalil.

Menurutnya, luka diabetes, baik kecil maupun besar, dapat menjadi ancaman serius jika tidak ditangani dengan benar.

” Oleh karena itu, memahami proses terbentuknya luka diabetes, langkah-langkah pencegahannya, serta cara penanganan yang tepat sangatlah penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berat, seperti gangren atau amputasi,” jelasnya.

Makanya, dengan perawatan yang memadai dan kesadaran pentingnya deteksi dini, penderita diabetes dapat menekan risiko luka dan menjalani hidup yang lebih sehat serta produktif.

Menurut Abdul Jalil, penyakit Diabetes, yang sering disebut juga sebagai penyakit gula atau gula darah tinggi, adalah kondisi kronis jangka panjang yang mempengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur kadar gula (glukosa) di dalam darah.

” Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu lagi memproses dan menyerap glukosa dengan efektif ke dalam sel untuk digunakan sebagai sumber energi. Akibatnya, terjadi penumpukan glukosa di dalam darah, yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan, termasuk luka,” sebutnya.

Abdul Jalil menyampaikan bahwa luka pada penderita diabetes, sekalipun kecil memiliki potensi untuk berkembang menjadi masalah serius.

” Hal ini disebabkan gula darah tinggi yang memperlambat penyembuhan luka.
Sirkulasi darah buruk yang mengurangi aliran nutrisi dan oksigen ke area luka,” jelasnya.

Selain itu, katanya Neuropati diabetik yang membuat penderita tidak menyadari luka karena mati rasa pada kaki.

Kemudian katanya, bagi penderita Diabetes yang sarafnya sudah rusak (neuropati diabetik), biasanya tidak merasakan nyeri, panas, bahkan terjadi luka kadang tidak terasa.

Menurutnya cedera kecil menjadi sering tidak disadari dan terlambat dirawat​.
Gangguan aliran darah (peripheral arterial disease), aliran darah ke ekstremitas menurun dan menghambat penyembuhan luka serta meningkatkan risiko infeksi​.

” Jadi resiko infeksi serius, luka diabetes dapat berkembang menjadi abses, sepsis, atau gangren jika tidak segera diobati​. Untuk itu sebaiknya jika penderita luka gula segera melakukan pengobatan agar cepat ditangani dan bisa datang berobat ke tempat kami di Griya Sehat Link Care, beralamat di Jl. Bukit Asri No. 77 BTN Puri Asri Desa Polewali Kecamatan Gantarang. Alhamdulillah sudah lumayan banyak sekitar 500 orang pasien luka gula yang kami tangani berhasil sembuh berkat pertolongan Allah SWT,” kunci Abdul Jalil yang juga Kepala unit PSC Bulukumba.- Suaedy.-