Advertorial

Wajo Ramadan Expo 2026 Jadi Pusat Ekonomi Baru, Sudirman Meru Tegaskan Dukungan Penuh DPRD untuk Pelaku Usaha Lokal

164
×

Wajo Ramadan Expo 2026 Jadi Pusat Ekonomi Baru, Sudirman Meru Tegaskan Dukungan Penuh DPRD untuk Pelaku Usaha Lokal

Sebarkan artikel ini

WAJO, BUGISPOS.com – Wajo Ramadan Expo 2026 (WARE) resmi dibuka pada Minggu (22/2/2026) dan diproyeksikan menjadi pusat pergerakan ekonomi masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang digagas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Wajo bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Wajo ini dibuka langsung oleh Bupati Wajo, Andi Rosman.

Pembukaan WARE turut dihadiri Wakil Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin, Sekretaris Daerah Wajo Armayani, Ketua Kadin Wajo Darmawan Sanusi, Ketua HIPMI Wajo Syamsul Riadi, serta Ketua Karang Taruna Wajo Amran. Kehadiran unsur pemerintah daerah, legislatif, dan organisasi kepemudaan ini menegaskan kuatnya sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan di Kabupaten Wajo.

Anggota DPRD Wajo, Sudirman Meru, yang hadir mewakili lembaga legislatif, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Kadin dan HIPMI dalam menghadirkan ruang produktif bagi pelaku usaha lokal, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurut politisi PAN tersebut, Wajo Ramadan Expo bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah berbasis kerakyatan.

“Kegiatan seperti ini menjadi momentum emas bagi pelaku UMKM di Kabupaten Wajo untuk bangkit dan memperluas pasar. Ramadan memiliki potensi transaksi ekonomi yang sangat besar, dan ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Sudirman Meru yang telah tiga periode duduk di DPRD Wajo menegaskan, lembaganya berkomitmen penuh mendukung kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha kecil dan ekonomi kreatif. DPRD, kata dia, akan terus mendorong regulasi dan penganggaran yang membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk berusaha dan berkembang secara berkelanjutan.

“DPRD akan terus mengawal kebijakan yang pro-rakyat. Pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kreatif, hingga kemudahan akses usaha menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

WARE 2026 diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Wajo selama Ramadan. Selain menjadi ruang promosi dan pemasaran produk UMKM, kegiatan ini juga diyakini mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan dunia usaha dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.