Sinjai

Porei Tawwwa, Pelatihan Kompetensi BLK Sinjai Siap Cetak SDM Unggul di Sinjai

×

Porei Tawwwa, Pelatihan Kompetensi BLK Sinjai Siap Cetak SDM Unggul di Sinjai

Sebarkan artikel ini

 

BugisPos, Sinjai – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai kembali memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.

Di tahun anggaran 2026 ini, BLK Sinjai resmi meluncurkan rangkaian Program Pelatihan Berbasis Kompetensi guna mendongkrak daya saing tenaga kerja lokal di pasar kerja.

​Program ini dirancang khusus untuk menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga tangguh dalam implementasi teknis di lapangan.

Kepala UPTD BLK Sinjai, A. Rindang, mengungkapkan bahwa pelaksanaan pelatihan tahun ini merupakan hasil kolaborasi produktif dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng.

​”Tahun 2026 ini, kami akan melaksanakan empat paket pelatihan utama. Program ini kami laksanakan secara terstruktur dengan porsi praktik yang lebih dominan agar peserta mampu menguasai keterampilan secara optimal dan memiliki nilai tawar tinggi di dunia kerja,” ujar A. Rindang saat ditemui di kantornya, Jl. Andi Mandasini, Senin (26/1).

​Adapun rincian kejuruan pada tahap pertama akan difokuskan pada pelatihan Menjahit dan Service Sepeda Motor Sistem Injeksi yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Maret hingga 6 April 2026. Sementara itu, pada triwulan kedua, BLK akan membuka kelas Tata Boga pembuatan kue dan roti serta teknik Pengelasan, di mana masing-masing kelas memiliki kuota terbatas sebanyak 16 peserta guna menjaga efektivitas pelatihan selama satu bulan penuh.

Selain untuk menekan angka pengangguran, program ini diproyeksikan sebagai inkubator bagi lahirnya wirausahawan mandiri di Kabupaten Sinjai.

Melalui seleksi pendaftaran yang ketat, para alumni diharapkan memiliki komitmen tinggi untuk mengaplikasikan keterampilan mereka dalam membuka lapangan kerja baru yang berdampak positif pada penguatan ekonomi daerah. (adv)