Sidrap

Bupati Sidrap Hadiri Panen Raya MT I di Rijang Pittu Jadi Awal Percepatan IP300

88
×

Bupati Sidrap Hadiri Panen Raya MT I di Rijang Pittu Jadi Awal Percepatan IP300

Sebarkan artikel ini

Nusantarainsight, Sidrap – Panen Raya Musim Tanam I (MT I) di Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi titik awal percepatan penerapan Indeks Pertanaman 300 (IP300) sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peresmian jembatan hewan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, Jumat (30/1/2026).
Turut hadir Ketua TP PKK Sidrap Hj. Haslindah Syaharuddin, Anggota DPRD Sidrap Andi Sugiarno, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Mursalim Halim, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHPKP Arif Gunawan, serta perwakilan Dinas Bina Cipta Karya dan Perumahan Rakyat.

Hadir pula Camat Maritengngae Firman, Lurah Rijang Pittu, Lurah Lautang Benteng, tokoh masyarakat, Koordinator BPP, Koordinator PPL Kecamatan Maritengngae, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta para petani setempat.

Sebelum melakukan panen menggunakan combine harvester, Bupati Sidrap meresmikan jembatan hewan yang dibangun untuk mempermudah akses aktivitas pertanian masyarakat di wilayah tersebut.

Koordinator PPL Kecamatan Maritengngae, Maryam, menjelaskan Panen Raya MT I merupakan bagian dari strategi percepatan tanam guna mendukung program IP300.

“Panen ini merupakan hasil percepatan tanam yang dilakukan sejak Oktober lalu. Setelah panen ini, petani diharapkan kembali menanam pada April dan panen pada Agustus, kemudian dilanjutkan musim tanam ketiga sebagai bagian dari IP300,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada Musim Tanam I dan II petani dianjurkan menggunakan varietas padi berumur sedang, sementara pada Musim Tanam III menggunakan varietas super genjah.

“IP300 bertujuan mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kami bersama BPP, BPT, serta pemerintah kelurahan akan terus mendampingi petani agar program ini berjalan optimal,” tambah Maryam.

Sementara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif mengungkapkan rasa syukur atas hasil pertanian di Rijang Pittu yang menunjukkan produktivitas cukup tinggi.

“Berdasarkan hasil ubinan, produksi padi di Rijang Pittu mencapai sekitar 8 ton per hektare. Jika dikalkulasikan, nilainya bisa mencapai sekitar Rp57 juta per hektare,” ungkapnya.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan perhatian utama Pemerintah Kabupaten Sidrap karena menjadi sumber penghasilan mayoritas masyarakat.

“Sebagian besar masyarakat kita adalah petani. Jika petani sejahtera, maka kesejahteraan Sidrap secara keseluruhan juga akan meningkat,” ujarnya.

Bupati berharap petani di Rijang Pittu dapat menjalankan program IP300 secara konsisten dan berkelanjutan agar pendapatan terus meningkat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh masyarakat dalam mendukung kemajuan pertanian dan kesejahteraan bersama,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan menata lingkungan agar tetap rapi dan nyaman.

“Lingkungan yang bersih dan tertata akan sangat mendukung kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.
(*/Sur)