BugisPos, Sengkang – Akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, banjir kembali melumpuhkan sejumlah titik di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, tadi malam.
Memperihatinkan sekali karena bukan cuma jalanan yang terdampak, namun obyek vital kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Lamaddukelleng tak luput dari genangan air bahkan masuk hingga ke dalam ruangan pelayanan.
Salah seorang warga Amran yang sempat melihat kejadian, memberikan keterangan jalanan utama berubah menjadi aliran air. Permukiman warga ikut terendam. Di dalam rumah sakit, petugas berjibaku menghalau air agar tidak semakin meluas dan mengganggu pelayanan pasien.
DPD LSM LACAK Wajo Andi Baso turut prihatin atas kejadian terebut. Ini bukan pertama kali Banjir terjadi bahkan seolah menjadi rutinitas yang terus berulang. Setiap kali hujan deras mengguyur Sengkang, khususnya di wilayah pusat kota.
Padahal menurut dia, anggaran untuk perbaikan drainase sudah pernah dikucurkan. Namun kenyataan di lapangan berkata lain—air tetap datang, menggenangi, dan meninggalkan keresahan, tambah dia.
“Sampai kapan ini terus terjadi?
warga kini berharap ada langkah nyata, bukan sekadar penanganan sementara. Dibutuhkan solusi menyeluruh: pembenahan drainase, normalisasi saluran air, hingga evaluasi pembangunan yang berpotensi mempersempit jalur aliran air, sorotnya.
DPD LSM LACAK Kab. Wajo mengimbau bahwa persoalan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Ia pun berharap serta mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat drainase.Banjir ini adalah tanggung jawab bersama, pesan Andi Baso.
Terakhir, kata DPD LACAK Andi Baso menyerukan pemerintah harus berbenah, masyarakat pun harus sadar. Karena jika dibiarkan, bukan hanya rumah yang terendam tapi juga keselamatan dan harapan kita susah untuk mewujudkan daerah kita bebas dari langganan banjir ketika curah hujan meningkat.












