TNI Polri

Kodim 1406/Wajo Bersama Pemda Turun Tangan Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

×

Kodim 1406/Wajo Bersama Pemda Turun Tangan Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Wajo _ Kebersihan sebuah daerah tidak hanya diukur dari seberapa banyak petugas yang bekerja setiap hari, tetapi dari seberapa besar kepedulian masyarakat untuk ikut menjaga lingkungannya. Inilah pesan yang tersirat dari kegiatan karya bakti di kawasan Stadion Andi Ninnong, Kecamatan Tempe, Jumat (12/6/2026), saat Kodim 1406/Wajo, Pemerintah Kabupaten Wajo, dan masyarakat bergandengan tangan membersihkan ruang publik.

Pemandangan personel TNI yang memungut sampah bersama aparatur pemerintah dan warga mengingatkan bahwa persoalan lingkungan tidak bisa dibebankan kepada satu pihak. Budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas bangsa justru menemukan maknanya ketika semua elemen bersedia turun langsung menyelesaikan persoalan bersama.

Stadion Andi Ninnong bukan sekadar fasilitas olahraga. Kawasan ini merupakan ruang interaksi sosial yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berkumpul, hingga menggelar berbagai kegiatan. Menjaga kebersihannya berarti menjaga kualitas hidup warga yang menggunakannya.

Karya bakti juga menunjukkan bahwa kehadiran TNI melalui fungsi pembinaan teritorial tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga mendukung pembangunan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi contoh bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Namun, kegiatan semacam ini akan kehilangan makna jika berhenti sebagai agenda sesaat. Tantangan sesungguhnya adalah membangun kebiasaan untuk tidak membuang sampah sembarangan, merawat fasilitas umum, dan menanamkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar.

Pada akhirnya, Wajo yang bersih dan sehat tidak akan lahir hanya dari program pemerintah atau aksi bakti sosial, melainkan dari kesadaran kolektif bahwa setiap warga memiliki peran dalam menjaga daerahnya. Karya bakti di Stadion Andi Ninnong menjadi pengingat bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari tindakan sederhana: memegang sapu, mengangkat sampah, dan bekerja bersama demi kepentingan bersama.