Makassar

Saddam Musma “Pakintaki Sede”

×

Saddam Musma “Pakintaki Sede”

Sebarkan artikel ini

Bugispos,, Makassar– Sekretaris Camat (Sekcam) Tamalate, Saddam Musma, S.STP,.M.SI terpilih menjadi salah satu perwakilan dari Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengikuti Pelatihan Pembentukan Fasilitator Bela Negara Tahun 2026.

Pemilihan ini tertuang dalam surat resmi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Nomor: B/2002/KPG.02.02.14/ROPEG, Program berskala nasional ini menjaring figur-figur potensial dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Saddam Musma menjadi bagian dari kelompok terpilih yang dipercaya untuk memperkuat pilar kesadaran bela negara di tingkat daerah, khususnya di Sulawesi Selatan.

Menanggapi pemanggilan tersebut, Saddam Musma menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah sebagai fasilitator.

Menurutnya, bela negara bukan sekadar kewajiban fisik, melainkan penanaman nilai-nilai patriotisme, cinta tanah air, dan pengabdian dalam setiap lini pelayanan publik. “Terpilih sebagai perwakilan Sulawesi Selatan merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang

besar.

Bela negara adalah fondasi utama dalam menjaga kedaulatan bangsa, yang dimulai dari tingkat kesadaran individu dan masyarakat,” ujar Saddam Musma, S.STP,. M.SI

Terkait harapannya ke depan, Saddam menekankan pentingnya peran fasilitator dalam mentransformasikan konsep bela negara menjadi aksi nyata di tengah masyarakat.

 

Ia berharap pelatihan ini dapat melahirkan inovasi dalam metode sosialisasi yang lebih adaptif dengan perkembangan zaman.

“Harapan saya ke depan, Fasilitator Bela Negara tidak hanya menjadi pemberi materi, tetapi menjadi motor penggerak perubahan.

Kami harus mampu menularkan semangat nasionalisme ini kepada generasi muda dan seluruh lapisan masyarakat, agar nilai-nilai kebangsaan tetap kokoh di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” pungkasnya.

Pelatihan Pembentukan Fasilitator Bela Negara ini merupakan langkah strategis Kementerian Pertahanan untuk menciptakan agen-agen perubahan yang kompeten dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pemberdayaan sumber daya manusia di seluruh pelosok nusantara.