Breaking News

Apapi Poeng: Kejuaraan Rektor UINAM CUP VIII, Siapmi Digelar dan Wajib Terkurasi Puspresnas!

×

Apapi Poeng: Kejuaraan Rektor UINAM CUP VIII, Siapmi Digelar dan Wajib Terkurasi Puspresnas!

Sebarkan artikel ini
Pimda 28 Tapak Suci
Pengurus Pimda 28 Tapak Suci Makassar dan panitia pelaksana Kejuaraan Rektor UINAM Cup VIII berfoto bersama usai menyepakati poin-poin arahan organisasi.

BugisPos, MAKASSAR — Persiapan Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Rektor UINAM Cup VIII kini memasuki babak baru yang makin mematangkan penyelenggaraan. Jajaran Pimpinan Daerah (Pimda) 28 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Makassar resmi menerima kunjungan audiensi panitia pelaksana di Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada Ahad, 16 Agustus 2026. Pertemuan ini tidak hanya membahas teknis kompetisi, tetapi juga membawa angin segar bagi masa depan para atlet pencak silat di Sulawesi Selatan.

Pertemuan hangat ini dibuka langsung oleh Ketua Pimda 28 Tapak Suci Makassar, H. A. Zulkarnain Arief, yang memberikan arahan pembuka penuh semangat. Turut hadir mendampingi beliau, Sekretaris Pimda Makassar Haeruddin Makkasau, Ketua Dewan Pelatih Pimda Makassar Drs. Muh. Ali, serta pengurus lainnya seperti Nur Muslim, Hermanto, Mursyid, dan Taufik.

Advertisement

Sementara itu, delegasi UKM Tapak Suci UIN Alauddin Makassar datang bersama jajaran panitia lengkap. Mereka dipimpin oleh Ketua UKM Tapak Suci M. Imam Khalis bersama Ketua Panitia Pelaksana Muh. Amar Farid, Sekretaris Panitia Syifa Alika, dan Wakil Sekretaris Panitia Lutfiah Al Vita, serta didampingi pelatih senior Rahma Diana.

Dalam sesi diskusi, Ketua UKM Tapak Suci UINAM memaparkan bahwa kejuaraan ini merupakan agenda dua tahunan yang telah mencapai edisi ke-8. Kedatangan panitia bertujuan memohon restu Pimda 28 Makassar sekaligus memohon surat rekomendasi resmi untuk diteruskan ke tingkat Pimpinan Wilayah Tapak Suci Sulawesi Selatan.

Respon Sekertaris Pimda 28

Merespon permohonan tersebut, Sekretaris Pimda 28 Makassar Haeruddin Makkasau memberikan sinyal hijau secara langsung. Beliau menegaskan bahwa Pimda 28 Makassar siap menyokong penuh kegiatan ini karena UKM UINAM berada di bawah garis komando Pimda.

“Setelah audiensi ini selesai, silakan panitia langsung bekerja “Gas Full Memangmi dari sekarang” demi kesuksesan acara sambil menunggu rekomendasi resmi penerbitan surat dari Pimda,” ujar Haeruddin memberi semangat.

Menariknya, audiensi ini melahirkan tiga poin arahan penting yang berorientasi pada perlindungan prestasi pesilat:

Menjaga Pondasi Adab:

Ketua Dewan Pelatih Pimda Makassar, Drs. Muh. Ali, mengimbau seluruh peserta dan panitia agar senantiasa mengedepankan adab dan akhlakul karimah. Beliau menegaskan bahwa saling menghargai merupakan pondasi utama kader Tapak Suci.

Kewajiban Akreditasi Puspresnas:

Pengurus Pimda Makassar, Hermanto (K’Anto), menyampaikan penekanan paling krusial terkait masa depan sertifikat juara. Ia  mewajibkan panitia mendaftarkan ajang ini ke Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan. Hermanto mengingatkan bahwa sekolah negeri (SMP/SMA) hingga Perguruan Tinggi kini sangat ketat menyeleksi sertifikat jalur prestasi non-akademik. Jika panitia mengabaikan kurasi ini, para atlet yang telah berjuang keras di gelanggang tentu akan sangat dirugikan. Tegasnya

Pelayanan Profesional dan Fair Play:

Pengurus inti Pimda, Nur Muslim, meminta panitia bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada setiap kontingen. Beliau menekankan agar panitia menjaga objektivitas wasit dan juri demi menjamin sportivitas tinggi.

Merespons seluruh masukan tersebut, pengurus UKM dan panitia Kejuaraan Rektor UINAM Cup VIII menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan arahan Pimda 28 Makassar, termasuk mendaftarkan event ini ke Puspresnas. Dengan kesiapan matang ini, Rektor UINAM Cup VIII dipastikan siap menjadi ajang pembuktian prestasi pesilat terbaik di Sulawesi Selatan. *Art*

br
brbr
brbrbr