Bone

Mabbarakkai, Komunitas Kopi Lotong Kunjungi Korban Kebakaran di Sanrangeng, Ajak Warga Turut Membantu

×

Mabbarakkai, Komunitas Kopi Lotong Kunjungi Korban Kebakaran di Sanrangeng, Ajak Warga Turut Membantu

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Komunitas Kopi Lotong tersebut tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk ikut membantu meringankan beban para korban.

BugisPos, Bone — Rasa prihatin dan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran ditunjukkan oleh Komunitas Kopi Lotong yang berada di Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat,  Kabupaten Bone.

Komunitas tersebut mengunjungi warga korban kebakaran di Desa Sanrangeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, yang mengalami musibah kebakaran pada Sabtu, 12 September 2026.

Advertisement

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 13 unit rumah terdampak kebakaran. Dari jumlah tersebut, 10 rumah ludes rata dengan tanah, sementara 3 rumah lainnya mengalami kerusakan fisik.

Kunjungan Komunitas Kopi Lotong tersebut tidak hanya sebagai bentuk kepedulian dalam menyalurkan sejumlah bantuan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk ikut membantu meringankan beban para korban.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komunitas Kopi Lotong, Abustan, bersama Peltu (K) Salmiah, Uppi, Arsan, serta sejumlah anggota dari komunitasnya, Senin 14/9/2026.

Dalam kesempatan tersebut, mereka turut mendokumentasikan kondisi warga yang terdampak sebagai bagian dari upaya menggugah kepedulian masyarakat agar bersama-sama memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

Peltu (K) Salmiah kepada BugisPos.Com menyatakan Musibah kebakaran yang menghanguskan tempat tinggal tentu meninggalkan duka dan kehilangan yang tidak sedikit. Karena itu, kepedulian dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu para korban memenuhi kebutuhan mereka selama masa pemulihan, ucapnya.

Dia menambahkan, melalui komunitas Kopi Lotong berharap kepedulian tersebut dapat menular kepada masyarakat lainnya, sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk memberikan bantuan kepada warga Desa Sanrangeng yang terdampak musibah.

“Semoga seluruh keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Semoga segala kehilangan diganti dengan rezeki yang lebih baik dan kehidupan dapat segera kembali pulih,” demikian harapan yang disampaikan Salmiah.

Tetap kuat, tetap tabah, dan jangan pernah kehilangan harapan. Kepedulian kita hari ini adalah kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali, tutupnya.

br
brbr
brbrbr