WAJO, BUGISPOS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Cabang Sengkang telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp480 miliar hingga Juli 2026. Dana tersebut disalurkan kepada 9.145 debitur sebagai upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dari total penyaluran tersebut, sektor pertanian menjadi penerima KUR terbesar dengan nilai mencapai Rp376 miliar atau sekitar 78,34 persen dari keseluruhan penyaluran. Besarnya porsi pembiayaan itu mencerminkan dominasi sektor pertanian sebagai penggerak utama perekonomian di wilayah kerja BRI Cabang Sengkang.
Pemimpin Cabang BRI Sengkang, Asryani Abdullah, mengatakan penyaluran KUR merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“BRI berkomitmen untuk terus mendukung pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usahanya dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Penyaluran KUR tidak hanya berfokus pada peningkatan akses permodalan, tetapi juga dilakukan secara selektif dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian sehingga kualitas pembiayaan tetap terjaga,” kata Asryani Abdullah dalam keterangannya, Juli 2026.
Menurutnya, penyaluran pembiayaan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian agar kualitas kredit tetap terjaga, sekaligus memastikan bantuan modal benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan usaha produktif.
BRI juga berharap penyaluran KUR dapat meningkatkan kapasitas usaha para pelaku UMKM, membuka lapangan pekerjaan baru, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Ke depan, BRI Cabang Sengkang menyatakan akan terus memperluas akses layanan keuangan sekaligus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu naik kelas, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.


