WAJO, BUGISPOS.com – Bupati Wajo Andi Rosman memimpin langsung kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian menyambut pesta olahraga tingkat provinsi yang digelar di Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone. Jumat.(6/11/2026)
Kirab obor tersebut berlangsung dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres, Dandim, pimpinan DPRD, serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wajo.
Dalam kegiatan tersebut, Andi Rosman tampak mengendarai sepeda motor bersama rombongan yang mengawal perjalanan api Porprov.
Rombongan memulai perjalanan dari Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Wajo di Jalan Veteran, Sengkang. Selanjutnya, kirab melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Sengkang, yakni Jalan Bau Baharuddin, Jalan WR Supratman, Jalan Andi Ninnong, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Andi Pettarani, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Sultan Hasanuddin, dan Jalan Bosowa hingga menuju Poros Wajo-Bone.
Setibanya di wilayah perbatasan, rombongan kirab obor disambut Pemerintah Kabupaten Bone yang dipimpin Bupati Andi Asman.
Pada kesempatan itu, Andi Rosman secara simbolis menyerahkan obor Porprov kepada Bupati Bone. Prosesi tersebut juga ditandai dengan pemasangan kain sutra kepada Bupati dan Wakil Bupati Bone.
Penyerahan tersebut menjadi penanda estafet api Porprov Sulsel XVIII yang akan berlangsung di dua kabupaten sebagai tuan rumah bersama.
Adapun pembukaan ajang olahraga empat tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion La Patau, Watampone.
Andi Rosman mengatakan, kirab obor Porprov bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol semangat persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat Sulawesi Selatan.
“Kirab obor ini menjadi simbol semangat dan persatuan. Kita ingin semangat Porprov berkobar di hati seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Wajo, untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ujar Andi Rosman.
Ia juga menegaskan, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Wajo dan Pemerintah Kabupaten Bone menjadi salah satu hal penting dalam menyukseskan pelaksanaan Porprov Sulsel XVIII.
Menurut dia, kedua daerah memiliki tanggung jawab bersama sebagai tuan rumah sehingga komunikasi dan sinergi antarpemerintah daerah perlu terus diperkuat.
“Insya Allah kami dari Pemkab Wajo siap dan terus berkoordinasi dengan Pemkab Bone. Kami berdua adalah tuan rumah, maka komunikasi dan sinergi itu sangat penting,” katanya.
Selain itu, Andi Rosman mengajak masyarakat Wajo dan Bone untuk turut mengambil bagian dalam menyambut para atlet, ofisial, serta tamu dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Ia berharap kedua daerah dapat memberikan pelayanan dan suasana yang ramah, aman, serta nyaman bagi seluruh kontingen yang datang.
“Kita ingin Wajo dan Bone menjadi tuan rumah yang ramah, aman, dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh atlet, ofisial, serta tamu yang datang. Mari kita sambut dengan penuh kekeluargaan dan tunjukkan bahwa masyarakat Wajo siap menyukseskan Porprov Sulsel XVIII,” tutupnya.
Melalui kirab obor tersebut, semangat Porprov Sulsel XVIII diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan antarkabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. (adv)




br






br
br






br
br
br