BugisPos, Wajo – Semangat sportivitas dan persaudaraan menjadi pesan penting dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026. Ketua Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Sulawesi Selatan, Syamsu Alam, menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang ambil bagian dalam pesta olahraga tingkat provinsi tersebut, Jumat (6/11/2026).
Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan sekaligus motivasi bagi para atlet yang berkompetisi, khususnya dalam momentum Kabupaten Wajo yang dipercaya menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan PORPROV Sulsel XVIII 2026.
Menurut Syamsu Alam, PORPROV bukan semata-mata ajang perebutan medali maupun pembuktian kemampuan atlet di arena pertandingan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun karakter, serta menanamkan nilai-nilai luhur olahraga.
Ia menegaskan, setiap atlet harus mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta menjaga kehormatan daerah yang diwakilinya.
“Selamat bertanding kepada seluruh atlet. Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, dan jadikan setiap pertandingan sebagai ruang untuk menunjukkan prestasi serta kehormatan daerah,” ungkap Syamsu Alam.
Syamsu Alam juga menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan dan semangat Kabupaten Wajo dalam menyambut pelaksanaan PORPROV Sulsel XVIII 2026.
Dari Bumi Lamaddukelleng, sebanyak 1.114 atlet kontingen Kabupaten Wajo telah dilepas secara resmi oleh Bupati Wajo, Andi Rosman, di Lapangan Merdeka Sengkang, Kamis (5/11/2026).
Keikutsertaan ratusan atlet tersebut menjadi bagian dari semangat daerah untuk berkompetisi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Wajo melalui prestasi olahraga.
Syamsu Alam berharap seluruh atlet, baik dari Kabupaten Wajo maupun kontingen kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Selatan, dapat mengikuti setiap pertandingan dengan penuh semangat, menjaga kebersamaan, serta mengedepankan nilai kejujuran dan keadilan.
Baginya, keberhasilan sebuah penyelenggaraan olahraga tidak hanya diukur dari banyaknya medali yang berhasil diraih, tetapi juga dari kualitas kompetisi dan sikap para atlet selama bertanding.
Lebih jauh, Ketua FOKSI Sulawesi Selatan tersebut berharap PORPROV XVIII 2026 mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat dikembangkan untuk menghadapi kompetisi pada level lebih tinggi.
Ia optimistis, melalui kompetisi yang sehat dan pembinaan berkelanjutan, atlet-atlet daerah memiliki kesempatan untuk berkembang dan membawa nama Sulawesi Selatan ke tingkat nasional hingga internasional.
“Menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah pertandingan. Namun, sportivitas, persaudaraan, dan kehormatan dalam olahraga harus tetap menjadi yang utama. Mari jadikan PORPROV ini sebagai panggung lahirnya prestasi dan kebanggaan bagi Sulawesi Selatan,” tutupnya.
Dari Bumi Lamaddukelleng, semangat olahraga terus menyala. PORPROV Sulsel XVIII 2026 bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium tertinggi, tetapi juga tentang perjuangan, persatuan, integritas, dan prestasi yang ditorehkan dengan penuh kehormatan.
Melalui semangat tersebut, diharapkan PORPROV Sulsel XVIII 2026 menjadi momentum memperkuat ekosistem olahraga daerah sekaligus melahirkan generasi atlet yang berkarakter, berdaya saing, dan menjunjung tinggi sportivitas. (rs)




br






br
br






br
br
br