Pos Sulbar

ESDM Sulbar Sampaikan ki Capaian dan Usulan Program pada Rapat Pengendalian Pelaksanaan RKPD 2027 dan Perubahan RKPD 2026

×

ESDM Sulbar Sampaikan ki Capaian dan Usulan Program pada Rapat Pengendalian Pelaksanaan RKPD 2027 dan Perubahan RKPD 2026

Sebarkan artikel ini

Bugispos, Mamuju – Pejabat Fungsional Perencana Ahli Muda Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Syukur, menghadiri Rapat Pengendalian Pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dan Perubahan RKPD Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (10/9/2026).

Rapat pengendalian ini merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan RKPD tahun berjalan, mengidentifikasi permasalahan dan kendala yang muncul di lapangan, serta memastikan bahwa program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target. Selain itu, rapat ini juga menjadi forum konsolidasi dalam penyusunan rancangan awal RKPD Tahun 2027 agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan kebijakan pemerintah pusat.

Advertisement

Dalam rapat tersebut, terdapat penekanan penting bahwa pada RKPD Perubahan 2026, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memperhatikan indikator dan target kinerja yang disesuaikan dengan kondisi pagu anggaran pada perubahan. Penyesuaian ini tidak hanya terbatas pada perbaikan anggaran semata, tetapi juga harus memperhatikan perubahan atau perbaikan indikator kinerja, baik pada target maupun satuan pada program dan sub kegiatan, yang disesuaikan dengan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025–2029.

Penekanan ini bertujuan agar dokumen perencanaan perubahan tetap konsisten dengan arah kebijakan pembangunan jangka menengah daerah, sehingga setiap program dan kegiatan yang dianggarkan benar-benar mencerminkan kinerja yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, perubahan anggaran tidak sekadar bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan penyesuaian kinerja yang realistis sesuai kondisi fiskal dan kebutuhan pembangunan.

Abdul Syukur menyampaikan bahwa keikutsertaan Dinas ESDM dalam rapat ini merupakan bagian dari upaya memastikan perencanaan pembangunan di sektor energi dan sumber daya mineral berjalan selaras dengan dokumen perencanaan daerah.

“Kami memanfaatkan forum ini untuk menyampaikan capaian pelaksanaan program Dinas ESDM, sekaligus menyampaikan usulan dan kebutuhan yang perlu diakomodasi dalam RKPD Tahun 2027. Kami juga menindaklanjuti penekanan dari Bapperida agar indikator dan target kinerja pada RKPD Perubahan 2026 disesuaikan dengan pagu perubahan dan Renstra 2025–2029,” ujarnya.

Abdul Syukur menjelaskan bahwa Dinas ESDM memiliki sejumlah program strategis yang perlu didukung dalam perencanaan tahun 2027, di antaranya percepatan elektrifikasi melalui program Listrik Gratis/Listrik Hemat dan Murah, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, serta pengembangan energi baru terbarukan.

“Kami berkoordinasi intensif dengan Bapperida agar usulan program tersebut dapat terakomodasi dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal daerah dan prinsip akuntabilitas,” tambahnya.

Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, menyampaikan perencanaan yang matang dan berbasis data menjadi fondasi bagi pelaksanaan program yang berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

“Perencanaan yang baik akan menghasilkan program yang tepat guna. Kami mendorong seluruh tim perencana di Dinas ESDM untuk terus aktif dalam setiap tahapan penyusunan dan pengendalian RKPD, serta memastikan indikator kinerja yang ditetapkan benar-benar selaras dengan Renstra 2025–2029. Dengan begitu, program-program yang kita usulkan, khususnya yang mendukung pengentasan kemiskinan dan pemerataan akses energi, dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Bujaeramy.

Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat akan terus mendukung proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik untuk mewujudkan visi Sulbar Maju dan Sejahtera.(*)

br
brbr
brbrbr