Ragam Peristiwa

Genap ki Setahun Pimpin Takalar, Firdaus-Hengky: Insyaallah Bangun Mall Pelayanan Publik

66
×

Genap ki Setahun Pimpin Takalar, Firdaus-Hengky: Insyaallah Bangun Mall Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Makassar – Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar seremoni Refleksi Setahun Hari Kerja Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030 pada Senin (2/3/2026).

‎Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati, acara ini menjadi momentum krusial bagi pasangan Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Hengky Yasin untuk memaparkan capaian kinerja serta mengevaluasi langkah strategis satu tahun terakhir.

‎​Sinergi dalam Nuansa Religius

‎​Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WITA ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan. Menariknya, seluruh tamu undangan tampil serasi dalam balutan busana muslim bernuansa putih, selaras dengan suasana khidmat di tengah bulan suci Ramadan.

‎​Ikon Baru dan Revolusi Mental

‎​Dalam paparannya, Bupati Firdaus Daeng Manye memperkenalkan “Gerbang Transformasi” sebagai ikon baru Kabupaten Takalar yang mengusung konsep futuristik. Namun, ia menegaskan bahwa perubahan fisik saja tidak cukup.
‎​”Transformasi daerah yang sesungguhnya harus berakar dari perubahan mental dan paradigma para aparaturnya,” tegas Bupati di hadapan para hadirin.

‎Kenalkan Potensi Daerah Takalar

‎Bupati Takalar dalam kesempatan penyampaian refleksi setahun Kepemimpinannya, Bupati Takalar Daeng Manye mengungkapkan dua poin penting dilakukan untuk kemajuan Takalar, yakni terus memperkenalkan potensi daerah dan mencari dukungan pembangunan daerah.

‎Modernisasi Layanan: Daeng Manye Canangkan Pembangunan Mall Pelayanan Publik

‎​Selain memperkenalkan ikon “Gerbang Transformasi”, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, juga mengungkapkan rencana strategis untuk membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Takalar. Langkah ini diproyeksikan sebagai tulang punggung dari efisiensi birokrasi di masa kepemimpinannya.

‎Keberhasilan Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

‎​Berdasarkan data grafis yang dipaparkan, Kabupaten Takalar mencatatkan perbaikan di tiga indikator utama ketahanan ekonomi:
‎​Tingkat Kemiskinan: Mengalami penurunan menjadi 7,27%, turun dari angka sebelumnya sebesar 7,75% pada tahun 2024.

‎​Tingkat Pengangguran: Berhasil ditekan ke angka 3,76%, lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada di angka 3,84%.
‎​Gini Rasio (Ketimpangan): Menunjukkan pemerataan ekonomi yang lebih baik dengan angka 0,34, turun dari angka 0,385.

‎Menuju Takalar Digital 2029

‎​Pencapaian ini diklaim bukan sekadar hasil kerja teknis, melainkan bagian dari strategi jangka panjang “Dari Visi Menuju Bukti”. Penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan ini menjadi modal kuat bagi Pemerintah Kabupaten Takalar untuk melangkah ke fase berikutnya, yakni peningkatan kualitas hidup manusia (IPM) dan transformasi digital yang terintegrasi.

‎​”Hari ini, angka-angka statistik membuktikan bahwa arah kita sudah tepat. Kami tidak hanya bekerja; kami membangun pondasi yang kokoh untuk masa depan Takalar,” tegas narasi dalam laporan capaian tersebut.

‎​Keberhasilan menekan angka pengangguran dan kemiskinan di tahun pertama ini diharapkan menjadi stimulus bagi pertumbuhan investasi, terutama dengan rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik yang akan semakin mempermudah ekosistem bisnis di Takalar.

‎Investasi Ilmu: Penyerahan 100 Buku

​Sebagai bagian dari visi “Pondasi 2025″, Bupati Daeng Manye secara simbolis melakukan penyerahan 100 buku. Penyerahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pesan kuat bahwa transformasi daerah harus dibarengi dengan pengayaan wawasan masyarakatnya.

​”Transformasi yang kita impikan tidak hanya soal infrastruktur fisik seperti Mall Pelayanan Publik, tetapi juga transformasi intelektual. Seratus buku ini adalah simbol dimulainya gerakan literasi yang lebih masif di Takalar,” tegas Daeng Manye di sela-sela acara.