BugisPos, Gowa – Kepala Pusat Bela Negara Kementerian Pertahanan (Kapus Balneg Kemhan) RI, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, mendorong siswa sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengikuti pendidikan Kader Bela Negara sebagai upaya mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Parluhutan mengatakan, pendidikan Kader Bela Negara diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki karakter, kemampuan, dan prestasi yang dapat mendukung pembangunan bangsa.
“Harapan kami, anak-anak sekolah, khususnya tingkat SMA, mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan cita-cita bangsa dan negara dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Parluhutan usai membuka KKRI tingkat pertama di Rindam XIV Hasanuddin, Jumat (23/10/2026).
Ia juga berharap generasi muda asal Kabupaten Gowa dapat dipersiapkan secara optimal agar mampu berkontribusi bagi Indonesia. Karena itu, dukungan orang tua dan guru dinilai penting untuk memotivasi siswa mengikuti program tersebut.
“Kami berharap para orang tua dan guru di Kabupaten Gowa memberikan motivasi kepada siswa-siswi agar ikut serta dan mendukung program pendidikan serta latihan Kader Bela Negara,” ujarnya.
Selain pendidikan bela negara, Parluhutan menjelaskan bahwa program Komponen Cadangan (Komcad) Republik Indonesia juga menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penjaringan generasi muda yang memiliki talenta serta prestasi.
Menurut dia, program tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul untuk masa depan Indonesia.
Parluhutan menyebutkan, pada 2026, program akselerasi bagi siswa berkemampuan istimewa dari kelas XI dan XII mencatat sejumlah capaian.
Sebanyak 27 orang menjadi calon penerbang, 100 orang diterima di Akademi TNI, dan 38 orang masuk Universitas Pertahanan (Unhan).
Program akselerasi tersebut mulai dilaksanakan pada 2026 dan direncanakan berlanjut pada 2027 bagi siswa yang memiliki kemampuan istimewa.
Ia menambahkan, siswa yang mengikuti pendidikan Kader Bela Negara juga berpotensi memperoleh kesempatan mengikuti program pembinaan lanjutan sesuai persyaratan dan jalur yang tersedia.
Melalui program tersebut, Kemhan berharap generasi muda tidak hanya memiliki semangat bela negara, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.(dzl)




br






br
br






br
br
br