BugisPos, Makassar — Minggu, 21 Juni 2026, menjadi momen yang berkesan. Diinisiasi oleh mantan PJ RT 09 RW 13, bersama beberapa RT definitif dan sejumlah warga Blok J berkumpul dalam suasana penuh keakraban, di Kebun Tepi Sawah.
“Pertemuan ini diselenggarakan untuk merayakan milad ke-47 salah warga yaitu Pak Wartawan bernama lengkap Aly Mythoz. Sebagai sosok yang dikenal aktif mengabarkan berbagai peristiwa serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar” ungkap Nirmawati.
Lanjut dijelaskan ibu yang karib disapa Mama Nisa, perayaan ini bukan sekadar ucapan selamat bertambah usia. “Lebih dari itu, momen ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membahas hal-hal penting demi kenyamanan bersama, yang selaras dengan arahan resmi Pemerintah Kota Makassar”, urainya.
Dalam suasana santai namun bermakna, warga sepakat mengangkat beberapa pokok bahasan utama: kebersihan lingkungan setiap rumah, program penghijauan dengan menanam bunga, sayuran, serta tanaman apotik hidup, ketertiban bersama, dan keamanan lingkungan sekitar.
Mengenai kebersihan, disepakati bahwa hal ini bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan kewajiban setiap keluarga. Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang terus menggalakkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) serta mengingatkan agar warga mengelola sampah sejak sumbernya, memisahkan sampah organik dan non-organik, serta menjaga saluran air agar tidak tersumbat dan menjadi sarang penyakit. Lingkungan bersih mencerminkan warga yang disiplin dan peduli kesehatan.
Tentang penghijauan, warga berkomitmen memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam bunga, sayuran, dan apotik hidup. Langkah ini mendukung program Urban Farming dan Makassar Kota Hijau yang dicanangkan Pemkot, guna mewujudkan lingkungan asri, sejuk, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan dan obat keluarga secara mandiri.
Soal ketertiban dan keamanan, warga sepakat menjaga ketentuan bersama, tidak meletakkan barang di tempat umum, menjaga ketenangan saat istirahat, serta memperkuat sistem ronda malam. Arahan Wali Kota menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kolektif; RT/RW dan warga menjadi mata-telinga pemerintah, saling mengawasi dan melaporkan hal mencurigakan agar wilayah benar-benar aman dan kondusif.
Perayaan milad Pak Wartawan ke-47 ini meninggalkan makna mendalam. Di balik rasa syukur, lahir komitmen bersama yang selaras dengan kebijakan kota. Semangat ini diharapkan terus terjaga, sehingga nilai kebersihan, penghijauan, ketertiban, dan keamanan tidak hanya dibahas, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.












