Politik

NGOPI IDE: Tangkis mi, Mallarangang Tutu Enam Kali Maju Caleg, “Nampai Mempo”

×

NGOPI IDE: Tangkis mi, Mallarangang Tutu Enam Kali Maju Caleg, “Nampai Mempo”

Sebarkan artikel ini
Ngopi ide
Dari kiri ke kanan : Ketua DPW PKS Anwar Faruq, drg Irwan Setiawan, Mallarangang Tutu, Rahman Rumaday.

BugisPos, Makassar — Kisah inspiratif muncul dari NGOPI IDE yang digelar oleh Bidang Kepanduan dan Kepemimpinan Partai (BKKP) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel di Swiss-Belinn Hotel Panakukang, Sabtu (25/4/2026).

Kisah ini mencuat ketika Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPW PKS Sulsel Mallarangang Tutu, S.Pt menyampaikan kisahnya maju sebagai calon anggota legislatif 6 periode berturut-turut.

“Karena perintah partai, setiap ada Pemilu saya maju untuk menjadi Caleg Partai. Dan Alhamdulillah nanti percobaan yang ke-enam baru duduk (Mempo : Makassar-red). Itu mulai tahun 1999 hingga tahun 2024,’ ungkapnya ketika menjadi narasumber pada NGOPI IDE dengan tema “Meracik Kemandirian Finansial dan Ketokohan Sosial” bersama drg. Irwan Setiawan (Ketua Deputi Jejaka BKKP DPW & Entrepreneur Muda) dan Rahman Rumaday (Ketua BKKP DPW PKS & Penggiat Sosial).

“Jadi kurang lebih 25 tahun saya berjuang dan dengan budget Pemilu yang sangat minim,” lanjut Anggota Majelis Syuro DPP PKS ini.

“Pada tahun pertama keikutsertaan yaitu tahun 1999 saya meraup suara 371 suara, kemudian tahun 2004 saya meraup suara pemilih 782 suara, lalu pada tahun 2009, suara pemilih saya naik menjadi 3700 suara, terus pada tahun 2014 naik lagi menjadi 7800 dan tahun 2019 naik menjadi 13.000 suara, selanjutnya pada pemilu 2024 suara saya turun menjadi 8619 suara tapi saya terpilih menjadi anggota legislatif di DPRD Sulsel,” ulasnya di hadapan peserta yang dihadiri oleh bukan hanya internal partai tapi juga dari akademisi dan juga jurnalis.

“Yang uniknya, selama saya maju, saya selalu finis diposisi kedua,” imbuhnya.

Ia juga berjanji di hadapan peserta NGOPI IDE yang dibuka Ketua DPW PKS Sulsel Anwar Faruq akan terus berjuang di legislatif untuk bagaimana membuat peraturan daerah tentang ekonomi kreatif.

“Alhamdulillah, sekarang sudah masuk di tahap kajian akademiknya,” tandas Mallarangang Tutu yang juga Ketua Fraksi PKS di DPRD Sulsel ini.

Sebelumnya, Ketua DPW PKS Sulsel Anwar Faruq dalam sambutannya membuka kunci untuk meracik kemandirian finansial dan ketokohan nasional yaitu berupa mindset dasar, visi jangka panjang kemandirian finansial, penguatan ekonomi berbasis komunitas dan juga budgetting.

“Untuk memahami kemandirian finansial dengan memperkuat dakwah, tidak konsumtif serta tidak konsumtif,” ungkap Anwar Faruq yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini.

“Seperti keadaan saat ini BBM naik, ini tentu sangat mempengaruhi harga-harga komoditas,” lanjutnya.

Ia juga menyinggung tentang visi jangka panjang untuk mencari sumber pendapatan, baik itu dalam bentuk UMKM, penguatan ekonomi berbasis komunitas serta diversifikasi untuk menambah penghasilan.

“Terakhir kami sampaikan agar bagaimana dapat menimba ilmu dari kemandirian finansial dari kedua narasumber,” pungkasnya.