Wajo

Reses Amshar A. Timbang di Pammana, Warga Usulkan Program LISA, Bantuan Pompa Air hingga Perbaikan Infrastruktur

×

Reses Amshar A. Timbang di Pammana, Warga Usulkan Program LISA, Bantuan Pompa Air hingga Perbaikan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

WAJO, BUGISPOS.com – Kebutuhan sektor pertanian, infrastruktur, pelayanan sosial, hingga ketersediaan air bersih menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amshar A. Timbang, S.H., di Dusun Sarapoe, Desa Simpursia, Kecamatan Pammana.

Dalam kegiatan tersebut, Amshar A. Timbang menerima sejumlah usulan dan keluhan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Salah satu persoalan yang paling banyak disoroti adalah dampak musim kemarau yang menyebabkan kekurangan air hingga berujung pada gagal panen.

Advertisement

Warga berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan pengairan sawah melalui program Listrik Masuk Sawah (LISA). Selain itu, masyarakat mengusulkan bantuan bor pertanian dan 10 unit pompa celup untuk menunjang kebutuhan pengairan lahan pertanian.

Aspirasi tersebut dinilai penting mengingat sektor pertanian menjadi salah satu sumber utama penghidupan masyarakat setempat.

Tidak hanya persoalan pertanian, warga juga mengusulkan peningkatan infrastruktur berupa perbaikan jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 300 meter serta jalan menuju pekuburan sepanjang 200 meter.

Usulan lainnya mencakup pembangunan akses program GIAT, penyediaan jaringan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga melalui sumur bor, serta pengembangan layanan air bersih PDAM dan Pamsimas.

Perhatian terhadap Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial

Dalam bidang pelayanan sosial, masyarakat turut menyampaikan pentingnya pemutakhiran data administrasi kependudukan (adminduk) agar sesuai dengan kondisi riil warga.

Pembaruan data tersebut diharapkan dapat membantu memastikan penyaluran bantuan sosial dan kepesertaan BPJS Kesehatan lebih tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Warga juga mengusulkan bantuan beasiswa atau Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa SMP dari keluarga kurang mampu agar anak-anak tetap mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan dengan baik.

Sementara di bidang penerangan, masyarakat meminta pemeliharaan 10 unit lampu jalan yang sudah ada serta pembangunan satu unit penerangan jalan umum (PJU) baru di Dusun Sarapoe.

Amshar: Aspirasi Warga Menjadi Bahan Perjuangan

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Amshar A. Timbang mengatakan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting bagi anggota legislatif untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, aspirasi warga, terutama terkait kebutuhan pengairan pertanian, harus menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha tani dan pendapatan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya pembaruan data administrasi kependudukan agar masyarakat yang berhak memperoleh bantuan tidak mengalami kendala dalam mengakses program perlindungan sosial maupun pelayanan kesehatan.

Amshar menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dan pembahasan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Namun, tindak lanjut setiap usulan tetap akan mempertimbangkan skala prioritas, tingkat urgensi kebutuhan masyarakat, serta kemampuan anggaran daerah.

“Melalui reses ini, kami ingin mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dan pembahasan agar program pemerintah semakin tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” tegas Amshar.

Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan berbagai kebutuhan masyarakat Dusun Sarapoe, Desa Simpursia, dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga pembangunan infrastruktur, peningkatan produktivitas pertanian, serta pelayanan dasar masyarakat dapat terus ditingkatkan. (rs)

br
brbr
brbrbr