Wajo

Reses di Pitumpanua, H. Syamsuddin Ahmad Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Kesehatan

×

Reses di Pitumpanua, H. Syamsuddin Ahmad Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Kesehatan

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Wajo — Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Partai Gerindra, H. Syamsuddin Ahmad, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dan pemerintah desa dalam kegiatan reses di Desa Abbanderangnge, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (26/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah usulan pembangunan disampaikan oleh kepala desa, perwakilan sekolah, unsur pemerintah kecamatan, serta tenaga kesehatan. Aspirasi itu mencakup perbaikan jalan, pembangunan fasilitas kesehatan, bantuan sektor pertanian, program bedah rumah, hingga rehabilitasi sarana pendidikan dan perkantoran.

Advertisement

Reses tersebut menjadi ruang bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan yang dinilai penting bagi peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan warga.

Sejumlah kepala desa mengusulkan perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian.

Kepala Desa Padangloang mengusulkan perbaikan jalan poros Padangloang–Kompong. Sementara itu, Kepala Desa Kompong mengajukan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu), peningkatan jalan aspal ruas Tangkoro–Padangloang, serta bantuan bibit kelapa pendek bagi masyarakat.

Usulan pembangunan juga disampaikan Kepala Desa Macolliloloe, meliputi pengadaan lapangan futsal dan pembangunan jalan. Adapun Kepala Desa Abbanderangnge mengusulkan pembangunan rabat beton pada ruas Lompoloang–Bungawae dengan panjang sekitar empat kilometer.

Kepala Desa Kaluku turut menyampaikan kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak dan diharapkan dapat direalisasikan pada tahun ini.

Di sisi lain, Kepala Desa Bontotengnga mengusulkan pengadaan sumur bor dalam serta bantuan bedah rumah bagi warga yang membutuhkan. Usulan serupa juga disampaikan Kepala Desa Lowa dan warga Kampung Toraja di Desa Lompoloang.

Aspirasi yang dihimpun dalam reses tersebut tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur jalan dan kebutuhan masyarakat, tetapi juga peningkatan fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

UPTD SD 398 Abbanderangnge mengusulkan perbaikan jalan masuk sekolah untuk mendukung aksesibilitas lingkungan pendidikan. Sementara itu, SMP 4 Lompoloang mengajukan rehabilitasi lapangan sekolah menggunakan paving block serta pembangunan panggung sekolah.

Camat Pitumpanua menyampaikan usulan rehabilitasi aula kantor kecamatan guna menunjang kegiatan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Kepala Puskesmas Pitumpanua juga mengusulkan rehabilitasi pagar kantor puskesmas untuk mendukung penataan dan kondisi fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain itu, perwakilan Desa Alesilurungnge menyampaikan usulan pengaspalan jalan pada ruas Kaluku–Bakke’e yang disebut belum terealisasi.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, H. Syamsuddin Ahmad menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan reses akan ditampung dan dikaji berdasarkan kebutuhan serta skala prioritas pembangunan.

Menurut dia, reses merupakan bagian dari tugas anggota legislatif untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menghimpun masukan dari pemerintah desa dan unsur pelayanan publik.

“Kami di DPRD akan menyaring dan mengelompokkan usulan ini berdasarkan skala prioritas,” ujar H. Syamsuddin Ahmad.

Ia menambahkan, aspirasi yang telah dihimpun akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan dan penganggaran di DPRD Kabupaten Wajo, dengan mempertimbangkan kewenangan pemerintah daerah, ketersediaan anggaran, serta kebutuhan pembangunan.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Wajo agar usulan-usulan mendesak ini bisa masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan direalisasikan secara bertahap,” tegasnya.

Melalui kegiatan reses tersebut, berbagai kebutuhan pembangunan di Kecamatan Pitumpanua diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.(rs)

br
brbr
brbrbr