BugisPos, Sidrap — Sukawati, S.Pd., guru SD Negeri 65 Balangriri, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, berhasil meraih medali perunggu pada cabang olahraga catur di ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran atau Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidrap.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sukawati. Di tengah tugasnya sebagai guru sekolah dasar, ia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena catur dan membawa pulang medali untuk kontingen PGRI Kabupaten Bulukumba.
Sukawati lahir di Ballatinggia, 13 Maret 1980. Ia menempuh pendidikan terakhir S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau PGSD.
Perjalanan pengabdiannya di dunia pendidikan dimulai pada tahun 2003. Saat itu, Sukawati terangkat menjadi guru kontrak pusat dan menjalani tugas tersebut hingga tahun 2006.
Tahun 2007 menjadi babak penting dalam kariernya. Sukawati terangkat menjadi pegawai negeri sipil dan terus mengabdikan diri sebagai guru hingga saat ini.
Kini, ia mengajar di SD Negeri 65 Balangriri, Kecamatan Bulukumpa. Di sekolah tersebut, Sukawati menjalankan tugasnya membimbing anak-anak sekolah dasar, sekaligus menjadi bagian dari penggerak pendidikan di daerahnya.
Bagi Sukawati, catur bukan sekadar permainan. Catur mengajarkan ketelitian, kesabaran, kemampuan membaca situasi, serta keberanian mengambil keputusan. Nilai-nilai itu juga dekat dengan dunia pendidikan, terutama dalam mendampingi peserta didik yang memiliki karakter dan kemampuan berbeda-beda.
Keikutsertaannya dalam Porsenijar PGRI Sulsel 2026 menjadi ruang pembuktian bahwa guru tidak hanya berperan di dalam kelas. Guru juga dapat berprestasi di bidang olahraga, seni, dan berbagai kegiatan pengembangan diri.
Medali perunggu yang diraih Sukawati menjadi buah dari ketekunan dan semangat berkompetisi. Ia mampu bersaing dengan peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dalam cabang olahraga yang menuntut konsentrasi dan strategi tersebut.
Prestasi ini juga menunjukkan bahwa usia dan kesibukan sebagai guru bukan penghalang untuk terus berkarya. Dengan semangat, keberanian, dan kemauan untuk berjuang, seorang guru tetap dapat memberi contoh bahwa belajar dan berprestasi bisa dilakukan sepanjang hayat.
Dari ruang kelas SD Negeri 65 Balangriri hingga arena catur Porsenijar di Sidrap, Sukawati menunjukkan wajah guru yang tekun, sabar, dan berdaya juang.
Medali perunggu yang ia raih bukan hanya menjadi penghargaan pribadi, tetapi juga menjadi persembahan bagi sekolah, PGRI Bulukumba, dan dunia pendidikan yang telah lama menjadi jalan pengabdiannya.***












