Advertorial

Pelantikan 364 Pejabat Bernuansa Adat, Bupati Wajo Tekankan Nilai Yassiwajori dalam Pelayanan Publik

136
×

Pelantikan 364 Pejabat Bernuansa Adat, Bupati Wajo Tekankan Nilai Yassiwajori dalam Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

WAJO, BUGISPOS.com – Sebanyak 364 pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional resmi dilantik oleh Andi Rosman di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Rabu (4/3/2026). Pelantikan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat struktur birokrasi sekaligus mempercepat kinerja pelayanan publik di Kabupaten Wajo.

Pelantikan berlangsung khidmat dan sarat makna budaya. Seluruh pejabat yang dilantik mengenakan pakaian adat Sulawesi Selatan suku Bugis. Para pejabat laki-laki tampil gagah dengan Jas Tutup, sedangkan pejabat perempuan anggun mengenakan Baju Bodo. Nuansa kebersamaan semakin terasa saat Bupati Wajo Andi Rosman bersama Wakil Bupati dr Baso Rahmanuddin kompak mengenakan Jas Tutup berwarna biru muda.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir, di antaranya perwakilan Polres Wajo dan Kodim 1406/Wajo, Ketua DPRD Wajo, Ketua Pengadilan Negeri Sengkang, Ketua Pengadilan Agama Sengkang, Sekretaris Daerah, jajaran pejabat tinggi pratama, anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Andi Rosman menegaskan bahwa pelantikan bernuansa adat bukan sekadar simbol seremonial, tetapi memiliki makna mendalam bagi roda pemerintahan di Kabupaten Wajo.

“Kita ingin para pejabat yang dilantik hari ini tetap menjunjung tinggi nilai agama itu yang utama, kemudian nilai adat istiadat dan budaya kita, kebersamaan berpegang pada prinsip Yassiwajori tidak ada yang dibeda-bedakan,” ujarnya.

Menurutnya, prinsip Yassiwajori harus menjadi fondasi dalam menjalankan amanah pemerintahan, yakni menempatkan seluruh masyarakat tanpa sekat dan diskriminasi.

“Intinya kita harus terapkan itu semua dalam bekerja melayani masyarakat,” sambungnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan niat tulus dan penuh integritas.

“Kalau kita niatnya tulus untuk melayani masyarakat yakin dan percaya semua akan memberi hasil terbaik. Jangan setengah-setengah bekerja demi kepentingan bersama, sekaligus siapkan inovasi yang terbaik untuk daerah kita,” tegasnya.

Dari total pejabat yang dilantik, 10 orang merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, termasuk pengukuhan satu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). Selanjutnya 130 Pejabat Administrator termasuk 10 camat dan satu orang dikukuhkan, 191 pejabat pengawas termasuk 30 lurah, serta 24 pejabat fungsional. Selain itu, dilakukan pula penyerahan SK kepada 9 Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Wajo.

Untuk jabatan Eselon II.b, pejabat yang dilantik antara lain Andi Arfan sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM pada Sekretariat Daerah; Muhammad Ibnu Hasyim sebagai Kepala Dinas PUPR dan Pertanahan; Pasommengi sebagai Kepala Dinas Sosial, P2KB, PPPA; Andi Fakhrul Rijal Burhanuddin sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup; H. Andi Sudarmin sebagai Kepala Dinas PMD; H. Suhaerman sebagai Kepala Dinas Perhubungan; Andi Hasanuddin sebagai Kepala BPBD; Erna Nurdin sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; Hj. Nurliyani sebagai Kepala Dinas Dukcapil; serta Muhammad Ilyas sebagai Kepala Bapperida.

Sementara itu, 10 camat yang dilantik yakni Tusman (Camat Sabbangparu), Andi Abdul Dzuljalali Wal Ikram (Camat Bola), Andi Yasman Ampa (Camat Pammana), Arriyanti Marzuki (Camat Pitumpanua), Andi Sariwana (Camat Takkalalla), Aldi Mulyadi (Camat Tempe), M. Kemal Pelita (Camat Maniangpajo), Andi M. Adnan Sultan (Camat Gilireng), Muhammad Asri (Camat Keera), dan Andi Naelal Huda Burhanuddin (Camat Penrang).

Pelantikan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Wajo di bawah kepemimpinan Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin untuk menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan inovatif, sekaligus tetap berakar pada nilai agama dan budaya Bugis sebagai jati diri daerah.