Advertorial

DPRD Wajo Terima 17 Aspirasi Koperasi Merah Putih, Soroti Lahan hingga Status Aset

×

DPRD Wajo Terima 17 Aspirasi Koperasi Merah Putih, Soroti Lahan hingga Status Aset

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Wajo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo menerima aspirasi dari para pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) se-Kabupaten Wajo. Sedikitnya 17 poin persoalan disampaikan dalam pertemuan yang digelar pada Senin (29/4/2026).

Aspirasi itu diterima langsung oleh anggota DPRD, yakni H. Risman Lukman, Asrijaya A. Latief, dan H. Mustafa. Berbagai persoalan yang diangkat mencakup aspek kelembagaan, tata kelola, hingga dukungan pemerintah daerah terhadap keberlanjutan koperasi.

Salah satu isu utama yang disorot adalah perlunya penguatan sistem dan mekanisme koperasi agar lebih terstruktur. Selain itu, para pengurus mendorong dukungan pemerintah daerah melalui pemanfaatan aset untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.

Jika hal tersebut belum dapat direalisasikan, pengurus mengusulkan agar sebagian anggaran koperasi dapat dialokasikan untuk pengadaan lahan. Dari sisi infrastruktur, mereka juga meminta agar desain bangunan koperasi tidak diseragamkan, melainkan disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Tak hanya itu, kejelasan status aset koperasi turut menjadi perhatian. Pengurus mempertanyakan kepastian kepemilikan antara koperasi dan pemerintah daerah, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Sejumlah isu lain yang turut disampaikan meliputi kejelasan status kepengurusan, kewajiban administrasi seperti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) beserta implikasi perpajakan, hingga kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan koperasi.

Pengurus juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola koperasi, termasuk penerapan sistem operasional yang terstruktur serta penguatan kemitraan dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mereka mengingatkan agar program Koperasi Merah Putih tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi berkelanjutan hingga pengembangan usaha.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Penerima Aspirasi, H. Risman Lukman, memastikan seluruh masukan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada.

“Pada prinsipnya, kami menerima seluruh aspirasi yang masuk. Kami memahami kondisi yang dihadapi Koperasi Merah Putih, dan hal ini akan kami dorong untuk dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait,” ujarnya.

Politisi PPP itu menambahkan, DPRD akan menyampaikan hasil aspirasi kepada pimpinan untuk diteruskan ke komisi terkait guna dilakukan pendalaman dan pengawasan.

“Kami juga akan mengomunikasikan persoalan ini ke tingkat pusat, termasuk kepada kementerian terkait dan anggota DPR RI, agar mendapat perhatian lebih lanjut,” tegasnya.