TNI Polri

Saat TNI dan Warga Bergandengan Tangan, Lingkungan Bersih dan Kebersamaan Semakin Kuat

×

Saat TNI dan Warga Bergandengan Tangan, Lingkungan Bersih dan Kebersamaan Semakin Kuat

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Wajo _ Di tengah berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa, kegiatan sederhana seperti penggalian parit dan pembersihan bahu jalan sering kali dipandang sebagai pekerjaan rutin. Padahal, di balik aktivitas tersebut tersimpan makna yang jauh lebih besar, yakni membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan dan memperkuat budaya gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Indonesia.

Apa yang dilakukan Koramil 1406-09/Sajoanging bersama masyarakat Desa Alewadeng, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo, pada Jumat (12/6/2026) menunjukkan bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar. Membersihkan saluran air dan menata bahu jalan merupakan langkah nyata yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga, mulai dari mengurangi potensi banjir hingga menciptakan akses jalan yang lebih aman dan nyaman.

Keterlibatan personel TNI dalam kegiatan seperti ini juga memperlihatkan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat untuk bekerja bersama, berkeringat bersama, dan menyelesaikan persoalan lingkungan secara kolektif menjadi contoh positif tentang pentingnya kolaborasi dalam pembangunan.

Di sisi lain, partisipasi aktif warga Desa Alewadeng patut diapresiasi. Semangat bergotong royong yang ditunjukkan membuktikan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat, melainkan membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan karya bakti semacam ini juga memiliki nilai edukatif. Ketika masyarakat melihat secara langsung manfaat dari saluran air yang bersih dan jalan yang terawat, akan tumbuh kesadaran bahwa menjaga fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya dilakukan saat ada program atau kegiatan tertentu.

Pada akhirnya, penggalian parit dan pembersihan bahu jalan bukan hanya tentang pekerjaan fisik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong masih menjadi modal sosial yang sangat kuat untuk membangun desa yang bersih, sehat, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Semangat seperti inilah yang layak terus dipelihara dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain.