Ragam Peristiwa

Kolaborasi Relima Sinjai dan Mahasiswa UIAD Perkuat Literasi Numerasi Murid SDN 129 Batulappa

×

Kolaborasi Relima Sinjai dan Mahasiswa UIAD Perkuat Literasi Numerasi Murid SDN 129 Batulappa

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Sinjai – Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Kabupaten Sinjai terus menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan generasi bangsa. Kali ini, Relima Sinjai berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai dan Taman Baca Masyarakat (TBM) Karlos menggelar kegiatan peningkatan literasi numerasi di SDN No. 129 Batulappa.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata untuk membekali para murid sejak dini dalam menguasai kemampuan numerasi, yang kini menjadi salah satu pilar penting dalam asesmen pendidikan.

Relima Sinjai, Irmayanti, menjelaskan bahwa inisiasi program ini lahir dari kesadaran akan pentingnya kemampuan literasi numerasi bagi masa depan murid. Menurutnya, kemampuan ini harus dipupuk sejak dini agar anak-anak tidak canggung saat menghadapi evaluasi akademik di jenjang berikutnya.

Literasi numerasi adalah fondasi penting yang harus dimiliki anak-anak sejak bangku sekolah dasar. Terlebih lagi, salah satu instrumen dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah literasi numerasi. Oleh karena itu, murid-murid harus dibekali dengan kemampuan ini sejak sekarang,” ungkap Irmayanti.

Langkah kolaboratif ini mendapat apresiasi tinggi dan sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SDN No. 129 Batulappa, Abd. Rasyid, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian para relawan dan mahasiswa terhadap kualitas pendidikan murid-murid SDN No. 129 Batulappa.
Ia mengakui bahwa penguatan numerasi saat ini menjadi pekerjaan rumah bersama, mengingat hasil evaluasi nasional secara umum menunjukkan nilai yang masih perlu digenjot.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Literasi numerasi sangat penting saat ini sebagai bekal siswa untuk mengikuti TKA nantinya, mengingat secara umum skor literasi numerasi saat ini memang masih tergolong rendah. Kehadiran teman-teman relawan dan mahasiswa sangat membantu kami di sekolah,” ujar Abd. Rasyid.

Ada yang unik dari metode penyampaian materi dalam kegiatan ini. Agar murid tidak merasa jenuh atau takut dengan matematika, panitia mengemas pembelajaran dengan metode gamifikasi yang interaktif dan menyenangkan.

Para murid dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk berkompetisi secara sehat menggunakan aplikasi game edukasi berbasis online, game edukasi IFP Balap Bebek Matematika.
Murid diajak menyelesaikan tantangan numerasi lewat gawai secara berkelompok.

Anak-anak tampak sangat ceria, aktif, dan berebut untuk menyelesaikan soal-soal matematika yang disajikan dalam bentuk permainan visual menarik tersebut.

Dengan adanya kolaborasi antara Relima Sinjai, Himaprisma UIAD, dan TBM Karlos ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya numerasi dapat terus meningkat, sekaligus membuktikan bahwa belajar matematika bisa menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan.