Bulukumba

Cegah Nyeri Akibat Kerja, Tim Fisioterapi Unhas Latih ki Fisik Kelompok Wanita Tani di Bulukumba

×

Cegah Nyeri Akibat Kerja, Tim Fisioterapi Unhas Latih ki Fisik Kelompok Wanita Tani di Bulukumba

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Bulukumba,- Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin melaksanakan program bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar melalui Program Ergonomi Kerja dan Exercise Pencegahan Nyeri Muskuloskeletal” di Lingkungan Balleanging, Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Jumat–Sabtu, 24-25 Juli 2026.

Kegiatan ini melibatkan dosen S1 Fisioterapi, yakni Nurhikmawaty Hasbiah, S.Ft., Physio., M.Kes., Riskah Nur’amalia, S.Ft., Physio., M.Biomed., Ph.D., Dr. Andi Rizky Arbaim Hasyar, S.Ft., Physio., bersama dosen Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Dr. Andi Agus Numang, S.KM., serta lima mahasiswa S1 Fisioterapi.

Program ini mengusung pendekatan fisioterapi berbasis komunitas melalui edukasi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman ergonomi kerja sekaligus mencegah keluhan nyeri muskuloskeletal pada wanita tani.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan penyuluhan mengenai risiko gangguan muskuloskeletal yang sering dialami akibat aktivitas bertani, seperti mencangkul, menanam, dan mengangkat hasil panen dengan posisi tubuh yang kurang ergonomis. Materi disampaikan secara interaktif dengan memperagakan teknik kerja yang lebih aman untuk mengurangi risiko cedera pada punggung bawah, bahu, dan lutut. Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, tim juga menyerahkan poster berisi panduan ergonomi kerja kepada KWT Mawar.

Rangkaian kegiatan hari kedua diawali dengan pemutaran video edukasi mengenai teknik mengangkat beban yang benar serta latihan sederhana untuk menurunkan risiko jatuh.

Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan peregangan dan penguatan otot yang difokuskan pada otot-otot penyangga postur tubuh saat bekerja.

Seluruh gerakan dirancang sederhana sehingga dapat dipraktikkan secara mandiri sebelum maupun setelah bekerja di lahan. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat dan buku panduan exercise pencegahan nyeri muskuloskeletal kepada Ketua KWT Mawar.

Ketua Tim Pengabdian, Nurhikmawaty Hasbiah, S.Ft., Physio., M.Kes., menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap tingginya keluhan muskuloskeletal yang dialami anggota KWT Mawar.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas kerja yang berat, tetapi juga minimnya pemahaman mengenai prinsip ergonomi dan pentingnya latihan fisik secara rutin.

“Melalui edukasi dan latihan yang kami berikan, kami berharap ibu-ibu KWT Mawar tidak hanya memahami cara bekerja yang lebih aman, tetapi juga terbiasa melakukan latihan sederhana yang dapat mengurangi risiko nyeri sekaligus menjaga produktivitas mereka,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Andi Rismawati Madjid mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru setelah mengikuti pelatihan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kini dirinya lebih memahami teknik mengangkat beban dan cara menanam yang benar sehingga tubuh tidak mudah mengalami keluhan saat bekerja.

Setelah mempraktikkan latihan peregangan dan penguatan yang diajarkan, ia juga merasakan nyeri yang selama ini dialami mulai berkurang.

Menurutnya, gerakan-gerakan tersebut mudah dilakukan dan dapat diterapkan secara mandiri dalam aktivitas sehari-hari.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Anggota KWT Mawar aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari penyuluhan, demonstrasi, hingga praktik exercise. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar pengetahuan dan keterampilan mengenai ergonomi kerja serta latihan pencegahan nyeri muskuloskeletal semakin meningkat, sehingga kesehatan dan produktivitas wanita tani dapat terus terjaga.(*)

Editor Suaedy