Pos Sulbar

Jejak Pengabdian di Sulbar, Kapolresta Mamuju Hadiahkan ki Keris Raja Mamuju Penuh Sejarah kepada Irjen Adi Deriyan

×

Jejak Pengabdian di Sulbar, Kapolresta Mamuju Hadiahkan ki Keris Raja Mamuju Penuh Sejarah kepada Irjen Adi Deriyan

Sebarkan artikel ini

Bugispos, Mamuju – Malam kenal pamit Kapolda Sulawesi Barat menjadi momentum penghormatan dan apresiasi atas pengabdian Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta selama memimpin Polda Sulbar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi menyerahkan sebuah keris Mamuju sebagai kenang-kenangan yang sarat makna sejarah dan nilai budaya.

Advertisement

Hadiah tersebut bukan sekadar cendera mata, melainkan memiliki cerita tersendiri. Keris itu sebelumnya diserahkan oleh Raja Mamuju, Andi Bau Akram, kepada Ferdyan Indra Fahmi saat dirinya menjabat Kapolresta Mamuju. Kini, keris tersebut diteruskan kepada Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta sebagai bentuk penghormatan.

“Dari Raja Mamuju, Andi Bau Akram, diserahkan kepada saya sebagai Kapolresta. Kemudian, oleh saya diberikan kepada Pak Adi Deriyan sebagai kenang-kenangan,” demikian penjelasan Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi mengenai asal-usul keris tersebut.

Penyerahan keris Mamuju itu menjadi salah satu momen bermakna dalam rangkaian pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Sulawesi Barat. Selain menyimpan nilai historis, keris tersebut merepresentasikan kekayaan budaya lokal yang tetap mendapat tempat dalam hubungan kelembagaan dan penghormatan antarpimpinan.

Pergantian pucuk pimpinan Polda Sulbar sendiri ditandai dengan penunjukan Irjen Pol Totok Suharyanto sebagai Kapolda Sulawesi Barat yang baru, menggantikan Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.

Berdasarkan informasi mutasi kepolisian, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta selanjutnya mendapat penugasan sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri dalam rangka penugasan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Sementara itu, Irjen Pol Totok Suharyanto sebelumnya menjabat Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri sejak 27 Februari 2026 sebelum dipercaya memimpin Polda Sulbar.

Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran kepemimpinan, penempatan personel, serta pemenuhan kebutuhan pelaksanaan tugas kepolisian.

Di tengah pergantian jabatan tersebut, penyerahan keris Mamuju menjadi simbol penghormatan yang menghubungkan nilai budaya lokal dengan perjalanan pengabdian seorang pejabat kepolisian di Sulawesi Barat.

Momen itu sekaligus memperlihatkan bahwa pergantian kepemimpinan tidak hanya menjadi bagian dari mekanisme organisasi, tetapi juga menghadirkan ruang untuk menjaga silaturahmi, menghargai pengabdian, dan merawat identitas budaya daerah.(*)

br
brbr
brbrbr