Advertorial

Tenun Sutera Sengkang Bersinar di Ajang Persit Bisa Vol II 2026, Produk UMKM Persit Wajo Laris Manis

×

Tenun Sutera Sengkang Bersinar di Ajang Persit Bisa Vol II 2026, Produk UMKM Persit Wajo Laris Manis

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Wajo – Produk unggulan Tenun Sutera Sengkang asal Kabupaten Sengkang sukses mencuri perhatian dalam ajang Persit Bisa Vol II 2026 yang digelar di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta dan resmi berakhir pada 9 Mei 2026. Produk UMKM binaan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 1406/Wajo dilaporkan diminati pengunjung selama pameran berlangsung.

Booth UMKM Tenun Sutera Sengkang milik Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 1406/Wajo Koorcab Rem 141 PD XIV/Hasanuddin menampilkan berbagai koleksi kain sutera dan batik tulis eksklusif khas Wajo. Produk hasil karya Ibu Masniati bersama tim itu mendapat respons positif dari pengunjung sejak hari pertama hingga penutupan kegiatan.

Keikutsertaan UMKM Persit Wajo dalam ajang nasional tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk budaya lokal sekaligus membuktikan daya saing kerajinan khas daerah di tingkat nasional. Antusiasme pengunjung terhadap Tenun Sutera Sengkang juga terlihat dari tingginya transaksi penjualan selama pameran berlangsung.

Sepulang dari Jakarta, Ibu Masniati mengaku bersyukur atas capaian yang diraih selama mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh koleksi kain sutera dan batik tulis yang dipamerkan di Booth 16 disebut habis terjual.

“Alhamdulillah, seluruh koleksi yang kami bawa banyak terjual. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperkenalkan Tenun Sutera Sengkang lebih luas lagi,” ujarnya.

Keberhasilan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Persit KCK Cabang XXIV Dim 1406/Wajo karena mampu membawa produk budaya lokal tampil di panggung nasional. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, partisipasi dalam Persit Bisa Vol II 2026 juga dinilai sebagai upaya melestarikan warisan budaya tenun sutera khas Bugis agar semakin dikenal masyarakat Indonesia.